Kamis, 31 Juli 2014 00:14

Kapsul Cacing Penyembuh Tifus?

Penulis : Bramirus Mikail | Senin, 27 Juni 2011 | 10:59 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
shutterstock

KOMPAS.com - Mungkin Anda sudah pernah mendengar atau bahkan mencoba khasiat dari kapsul cacing yang konon katanya efektif untuk menyembuhkan penyakit seperti demam tifoid atau tifus.

Obat yang dikemas dalam bentuk kapsul ini memang tidak pernah masuk dalam resep pengobatan yang diberikan oleh dokter di rumah sakit. Tetapi obat ini bisa Anda dapatkan secara bebas di tempat-tempat atau toko obat herbal. Lantas, yang menjadi pertanyaan adalah, apakah obat tersebut benar-benar terbukti aman dan apa efek sampingnya?

Menurut Prof. Dr. Djoko Widodo, SpPD KPTI, sampai saat ini dirinya belum dapat memastikan apa kandungan dari kapsul cacing tersebut. Namun yang jelas kata Djoko, dari kalangan tim medis (dokter), tidak pernah menganjurkan pasien untuk menggunakannya.

"Kami tidak menyarankan pasien untuk menggunakan obat yang tidak jelas evidence basenya dan tidak ada bukti ilmiahnya," ujarnya saat seminar Penanganan Demam Tifoid Pada Praktek Sehari-hari, Rumah Sakit Premier Jatinegara, Sabtu, (25/6/2011).

Meski belum tahu pasti apa kandungan dalam kapsul cacing tersebut, Djoko menduga kapsul tersebut mempunyai kandungan protein yang tinggi serta baik untuk gizi dan vitamin. "Jadi saya pikir, kapsul cacing itu cuma seperti ekstrak jamu pada saat demam berdarah," imbuhnya.

Saat diminta tanggapannya terkait ada beberapa pasien tifus yang sembuh setelah mengkonsumsinya, Djoko mengatakan bahwa dirinya sedikit meragukan kalau kesembuhan itu semata-mata hanya dari kapsul cacingnya saja. Djoko menduga ada campuran lain didalam kapsul tersebut.

"Takutnya disitu dicampur juga obat anti panas, antibiotik, penicillin, bisa juga kan? Sehingga pada infeksi ringan bisa sembuh. Susah kalau sudah beli obat yang bebas dan sudah dalam bentuk kapsul, karena isinya tidak jelas," tandasnya.


Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui