Senin, 24 November 2014 15:00

Benarkah Selingkuh Bikin Ketagihan?

Penulis : Nadia Felicia | Senin, 9 Maret 2009 | 14:44 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Getty Images
Bisakah kembali mempercayai pria yang pernah mengkhianati?

SELINGKUH bisa bikin ketagihan? Mendapati orang yang Anda sayangi berselingkuh pasti sakitnya tak tertahankan. Berhari-hari memikirkan alasan mengapa ia sampai hati berselingkuh. Apa yang salah dengan hubungan Anda? Setelah mencoba mencari jawaban yang rasional untuk menemukan ketenangan batin, ia tiba-tiba datang kembali pada Anda untuk merajut cinta yang lama.

Pertanyaan-pertanyaan menghantui pikiran: Apakah aku harus memaafkannya? Apakah ia akan setia kali ini? Apakah ia akan berselingkuh lagi? Ketika masih ada rasa terpendam, hati serasa tercabik-cabik. Antara perasaan yang masih ingin bersamanya atau rasa harga diri yang tak ingin kembali padanya.

Tak mudah menghadapi pasangan yang pernah berselingkuh dari kita, dan Anda bukan satu-satunya orang yang harus melewati ini sendirian. Riset menunjukkan bahwa bahkan di antara pasangan yang sudah menikah, perselingkuhan terjadi pada sekitar 22 persen pria dan 13 persen wanita yang berselingkuh. Bahkan, pasangan yang mengaku ‘bahagia’ dengan pernikahannya pernah berselingkuh.

Namun berita baiknya: pasangan yang memiliki chemistry yang kuat cenderung bisa melewati krisis semacam ini. Tak hanya itu, mereka yang memiliki chemistry kuat bahkan bisa menjadi lebih erat dan menghapuskan keinginan berselingkuh untuk selamanya. Di beberapa kasus, pasangan bisa belajar dan bertumbuh dari sakitnya badai hubungan emosional, biasanya saat-saat setelah terjadinya pertengkaran.

Tentu saja ada beberapa tipe ‘player’ yang akan kembali mengulang dan mengulang berselingkuh. Tipe-tipe semacam inilah yang harus dihindari. Lalu, bagaimana caranya menghadapi tipe peselingkuh kronis?

Diana Kirschner, PhD, ahli hubungan, mengatakan bahwa setidaknya ada 5 tanda yang bisa Anda lihat dari si dia, apakah ia peselingkuh kronis atau hubungan ini masih bisa dipertahankan;
1.    Dia amat sangat menyesal tentang perselingkuhan yang ia lakukan. Perhatikan tanda-tanda penyesalan dan permintaan maaf yang datang dari dalam hatinya. Apakah ia benar-benar menerima bahwa keadaan ini merupakan kesalahannya?
2.    Ia memutuskan hubungan total dengan orang ketiga tersebut.
3.    Ia menunjukkan apresiasi dan kesetiaan yang baru kepada Anda.
4.    Anda dan pasangan jadi lebih terbuka, sering berbicara lebih mendalam dan jujur tentang perasaan dan hubungan. Masing-masing memiliki keinginan untuk lebih baik dan meningkatkan hubungan.
5.    Ia secara sukarela ingin mengikuti terapi atau berdiskusi dengan pakar untuk lebih mendalami dirinya dan bagaimana meningkatkan hubungan Anda dan dia ke arah yang lebih baik.
Tanda-tanda di atas bisa mengindikasikan bahwa pasangan Anda benar-benar menyesal dan tak akan mengulangi perbuatannya. Namun, Anda tetap harus waspada, selalu ada kemungkinan ia untuk jatuh ke lubang yang sama. Lalu, bagaimana mengetahui bahwa ia berselingkuh (lagi)?

-    Ia jadi sering bekerja dan pulang telat.
-    Tiba-tiba ia harus bepergian yang tak mengikutsertakan Anda.
-    Ia menghabiskan waktu melakukan kegiatan yang ia senangi tanpa adanya Anda.
-    Sering ada telepon-telepon misterius yang tiba-tiba ditutup.
-    Menemukan hal-hal yang tak bisa dimengerti, seperti nota penginapan atau nota hadiah yang bukan untuk orang Anda kenal.
-    Penurunan keintiman antara Anda dan dia.
-    Ia lebih mudah marah dan terasa jauh.

Persiapkan hati Anda untuk kemungkinan terjadinya “Perang Dunia III”, namun jangan dinanti-nantikan. Jika Anda memutuskan untuk membuang perasaan sakit hati yang telah terjadi dan ingin memaafkan pasangan, biarlah apa yang sudah terjadi, terjadilah. Namun jika ia terbukti melakukan kesalahan yang sama untuk kali kedua, sudah saatnya Anda mencari pasangan lain yang lebih bisa menghargai Anda dan arti sebuah hubungan. Lanjutkan hidup Anda dan jangan biarkan orang yang sudah menyakiti hati tadi menghancurkan hubungan Anda dengan orang lain di kemudian hari. Perlu diingat untuk melupakan sakit hati yang pernah terjadi agar bisa melanjutkan hubungan dengan pasangan selanjutnya. Lambungkan terus semangat karena masa depan ada di tangan Anda.

Diana juga menambahkan bahwa ujar-ujar, sekali peselingkuh tetap peselingkuh, tak selalu benar. Memaafkan dan kembali bersama adalah salah satu pilihan. Jika Anda pernah dikhianati dan ingin mencobanya kembali, coba dan jalanilah. Hanya ingat, bahwa Anda memutuskan untuk mengambil risiko, jangan biarkan rasa takut menguasai Anda. Di saat yang sama, perhatikan tindak tanduk si dia agar bisa mengira ke mana arah hubungan Anda berjalan. *


Sumber :

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui