Sabtu, 22 November 2014 08:31

Gigi Keropos akibat Minum Susu Sebelum Tidur

Kamis, 30 April 2009 | 08:46 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Shutter Stock
Gigi keropos sangat mungkin akibat sisa makanan atau minuman di mulutnya ketika ia berangkat tidur.

KOMPAS.com — Gigi balita Anda keropos? Hal ini bisa dilihat dari gigi depannya yang berwarna coklat kekuningan dan tidak utuh lagi. Jadi, kelihatannya seperti ompong. Selain itu, dua gigi gerahamnya berlubang. Padahal, Anda sudah mengajarinya untuk sikat gigi setiap kali mandi meskipun hasilnya belum sempurna. Si Kecil memang senang makan cokelat meskipun Anda tidak sering memberikannya. Jadi, kenapa ya giginya bisa keropos?

Gigi keropos pada balita sangat mungkin akibat kebiasaan adanya makanan atau minuman manis yang tersisa di mulutnya ketika ia hendak tidur. Hal ini biasa terjadi pada anak yang diberi minum susu pada saat berangkat tidur, atau terjaga di malam hari, dan orangtuanya menyodorinya minuman manis agar tertidur kembali. 

Pada saat tidur air liur berhenti mengalir, dan sisa manis yang masih berada di mulutnya menjadi makanan lezat bagi para kuman di mulut. Kuman ini dalam proses hidupnya menghasilkan zat-zat kimiawi yang merusak gigi-geligi. Keadaan ini disebut pula sebagai tooth decay syndrome.  Perhatikan juga, apakah si kecil senang sekali makan dan minum? Makanan pilihan yang cepat menggemukkan adalah yang manis-manis (termasuk susu dalam porsi besar), tidak hanya permen atau cokelat. Namun cokelat manis adalah musuh gigi terbesar sebab seringkali sisa cokelat menempel di antara gigi dan tak bersih tersikat. 

Anda juga harus waspada dengan berat badan si kecil sebab problem gigi yang belum selesai bisa ditambah dengan persoalan kegemukan yang bisa berlanjut sampai dewasa nanti. Persoalan gemuk kelihatannya bakal lebih rumit mengatasinya daripada gigi keropos. Sebenarnya gigi sulung rusak tidak apa asal sedikit saja dan rusaknya menjelang gigi bungsu saatnya tumbuh (lewat balita). Bila kerusakan gigi terjadi terlalu awal, kelak dapat menyebabkan proses pembusukan yang dapat menimbulkan nyeri dan kerusakan akar gigi. Untuk itu harus rajin ke dokter gigi untuk diperbaiki atau dirawat secara khusus. 

Gigi rusak bukan pertanda anak kekurangan kalsium. Gosok gigi sebelum tidur dan tidak makan atau minum apa pun (kecuali air putih) setelahnya hingga terjaga pagi hari adalah cara terbaik untuk mencegah gigi lainnya ikut-ikutan rusak. Selain sikat gigi, bila ingin gigi lebih bersih lagi penggunaan benang gigi (dental floss) amat dianjurkan, terutama pada mereka yang memiliki susunan geligi yang rapat.


Sumber :
Tabloid Nova

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui