Kamis, 17 April 2014 01:56

Menilai Kualitas Sperma Pasangan

Penulis : Golda | Senin, 1 Februari 2010 | 18:30 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
shutterstock
Kamu memang tampan sayang, tapi kalau sperma mu lemah, percuma!

KOMPAS. com - Setelah sekian lama menikah, Anda tak juga dikaruniai momongan. Padahal, hubungan seks Anda dan pasangan cukup bergelora. Anda berdua juga tergolong rajin berolahraga, dan menerapkan pola makan yang sehat. Apa yang salah? Banyak kemungkinannya, salah satunya mungkin karena sperma suami Anda tergolong lemah.

Memiliki sperma yang cukup banyak saja ternyata bukan jaminan bagi seorang laki-laki bisa membuahi perempuan. Bahkan tak jarang sperma yang ada lemah, bahkan mandul. Beberapa faktor penyebab sperma yang lemah adalah stres, emosi yang tidak terkontrol, makanan yang tidak sehat, kurangnya hormon estrogen, penyakit (diabetes, jantung), hingga lingkungan yang memungkinkan terpapar dengan zat-zat kimia yang membahayakan.

Bila Anda penasaran dengan kualitas sperma suami, Anda bisa mencoba mengamati apakah sperma suami tergolong lemah. Sperma yang kurang baik ini sebenarnya dikenali secara kasat mata. Prof Dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAAC, dalam talkshow bertajuk "Seks dan Kualitas Hidup yang Menyenangkan Walaupun Usia Bertambah" di Bentara Budaya, Jakarta, Senin (1/2/2010), membeberkan tanda-tandanya:

1. Sperma yang normal atau sehat memiliki kuantitas atau ukuran yang cukup, yakni 200 mililiter. Cara mengetahuinya dengan mengumpulkan sperma dalam tabung ukur.

2. Warna sperma yang sehat yakni kelabu pucat, atau cenderung putih.

3. Sperma yang sehat berbau tidak terlalu ekstrem, atau sama sekali tidak berbau. Namun bau sperma yang sehat, menurut Prof Wimpie berbau mirip dengan bunga akasia.

4. Kekentalan sperma juga pertanda apakah sperma itu normal. Semakin kental semakin baik, dan semakin encer semakin tidak baik. Kekentalan sperma hanya berlangsung selama 10-15 menit, dan setelah itu ia akan mencair.

5. Kita bisa mengukur keasaman sperma dengan menggunakan kertas lakmus yang bisa dibeli di apotek. Kertas ini akan memberikan petunjuk seberapa asam atau seberapa basa kondisi sperma. Sperma yang normal memiliki derajat keasaman maksimal 7 pH, atau cenderung basa. Jika terlalu asam, sel sperma lemah, bahkan kosong.

6. Cara lain adalah dengan mendatangi laboratorium untuk memeriksakan kualitas sperma. Tanda sperma yang sehat?
* Gerakannya gesit.
* Jumlah sel sperma dalam satu mililiter sekitar 20 juta ekor. Jadi untuk dapat membuahi minimal harus punya 40 juta ekor.
* Bentuk sperma normal, yakni kepalanya oval dan ekornya bergerak-gerak.

 

Nah, kalau pasangan Anda memiliki salah satu ciri di atas, segera konsultasikan ke dokter kandungan dengan spesialisasi andrologi.


Editor :
din

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui