Sabtu, 1 November 2014 11:41

Waspada Aksi Hipnotis di Bandara

Penulis : Sabrina Asril | Jumat, 3 September 2010 | 16:06 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Corporate Secretary PT Angkasa Pura II, RP Hari Cahyono, mengingatkan masyarakat yang hendak mudik melalui Bandara Soekarno-Hatta untuk berhati-hati terhadap aksi hipnotis yang kini marak terjadi.

Hal ini karena modus kejahatan tersebut bisa berpeluang terjadi pada kerumunan orang yang tumpah ruah pada saat arus mudik. "Kami mengimbau masyarakat untuk waspada pada aksi hipnotis. Caranya, masyarakat jangan menggunakan jasa pelayanan tidak resmi seperti calo liar, porter liar, dan taksi gelap," ujarnya, Jumat (3/9/2010) di Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Aksi hipnotis ini bisa terjadi kapan saja, bahkan saat di tengah keramaian sekalipun, di mana orang sibuk dengan kepentingannya masing-masing di bandara. Oleh karena itu, selain peningkatan kewaspadaan dari dalam diri masyarakat, pengamanan juga akan ditingkatkan di Bandara Soekarno-Hatta.

Sebanyak 290 personel sekuriti sudah mulai beroperasi bekerja sama dengan pihak kepolisian bandara. Sekuriti bandara tersebut berguna untuk menjamin keamanan sementara di lapangan, seperti penanganan porter liar, calo liar, taksi gelap, dan pedagang asongan.

"Penanganan keamanan ini juga akan kami tingkatkan dengan menambah jumlah CCTV dan x-ray di sejumlah titik rawan tindak kejahatan," ungkap Hari kepada Kompas.com.

Tahun lalu, puncak arus mudik mencapai 175.757 orang, sedangkan puncak arus balik mencapai 126.821 orang. Khusus tahun ini, AP II memprediksi adanya peningkatan jumlah pemudik sebanyak 11 persen dibandingkan tahun 2009 di Bandara Soekarno-Hatta. Puncak kepadatan akan terjadi pada H-3 dan H+4.



Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui