Minggu, 20 April 2014 00:25

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Bengkok karena Celana Dalam?

Kamis, 7 Oktober 2010 | 08:01 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

TANYA :

Mohon maaf Prof sebelumnya kalau pertanyaan saya tidak sopan. Saya mau bertanya, apakah menggunakan celana dalam yang sempit dan sering ereksi di celana dalam sempit bisa mengakibatkan penis bengkok? Bagaimana cara memakai celana dalam yang benar menurut kesehatan?

Apakah penis diarahkan ke atas atau ke bawah? Penis saya sudah telanjur sedikit bengkok ke bawah, dan kalau di arahkan ke atas rasanya tidak nyaman dan ingin mengeluarkan cairan madzi terus. Apakah sebaiknya saat tidur itu kita memakai celana dalam atau tidak? Terima kasih banyak atas jawabannya.

Dwi Prasetyo Pribadi (18), Pasuruan, Jawa Timur

JAWAB :

Tidak pernah ada laporan bahwa penis menjadi bengkok karena terjadi ereksi di dalam celana dalam yang sempit. Karena itu, tidak ada anjuran bagaimana “meletakkan” penis pada posisi tertentu di dalam celana dalam agar tidak bengkok.

Penis yang bengkok belum tentu menunjukkan adanya gangguan. Bahkan banyak penis yang posisinya bengkok, tetapi tidak berpengaruh terhadap fungsi seksual. Jadi, kalau penis Anda bengkok ke bawah, itu pasti bukan karena sering ereksi di dalam celana dalam yang sempit. Tetapi kalau penis Anda terasa sakit ketika ereksi dalam keadaan bengkok ke bawah itu, seharusnya Anda berkonsultasi lebih jauh dan memeriksakan diri.

Menggunakan atau tidak menggunakan celana dalam ketika tidur sebenarnya tidak ada perbedaan yang bermakna, baik terhadap fungsi seksual maupun kesuburan. Alasannya, celana dalam pada umumnya tipis sehingga tidak akan meningkatkan temperatur kelamin, khususnya testis. Namun, memang benar temperatur yang tinggi di bagian testis dapat mengganggu sperma (kesuburan).    

 



Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat


IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui