Minggu, 23 November 2014 22:51

NEWS & FEATURES / HEALTH CONCERN - ARTIKEL

Gejala Mengganggu Saat Menopause

Penulis : Lusia Kus Anna | Rabu, 17 November 2010 | 13:05 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Kompas.com — Menopause adalah proses alamiah yang tidak dapat dicegah. Ketika wanita memasuki masa menopause, biasanya di pertengahan usia 50-an, ada beberapa perubahan biologis yang akan dialaminya. Secara khusus ini meliputi penurunan yang tajam fungsi ovarium yang berakibat pada menurunnya hormon seks, terutama estrogen. Kondisi tersebut akan menimbulkan sejumlah gejala yang mengganggu.

Tanda awal menopause biasanya adalah periode-periode menstruasi yang tidak teratur. Fase ini berlangsung beberapa bulan sampai beberapa tahun. Masa ini disebut juga dengan pre-menopause. Sementara itu, menopause didefinisikan sebagai terakhir kalinya seorang wanita mengalami masa menstruasi. Berhentinya tahap menstruasi selama satu tahun dianggap oleh dokter sebagai suatu kepastian bahwa wanita itu telah mengalami pasca- menopause.

Perubahan hormonal yang terjadi berakibat pada munculnya gejala-gejala yang mengganggu. Berikut adalah gejala yang dikaitkan dengan kekurangan hormon estrogen.

Jangka pendek:
- Menstruasi yang tidak teratur
- Semburan panas (hot flushes). Beberapa wanita mengeluhkan mereka merasa kepanasan.
- Berkeringat
- Jantung berdebar-debar
- Gangguan suasana hati, mudah tersinggung, lelah, depresi.
- Berkurangnya libido

Jangka menengah, gejala-gejala di organ lokal:
- Pengeringan dan penipisan vagina
- Rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual
- Infeksi kandung kemih

Jangka panjang
- Hilangnya kepadatan tulang (osteoporosis)
- Patah atau tulang retak
- Penyakit jantung
- Penyakit pembuluh darah, seperti hipertensi



IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui