Selasa, 1 September 2015

Health

KONSULTASI SEKS Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS
Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi)

Bahaya Onani pada Perempuan Lajang

Jumat, 17 Desember 2010 | 09:03 WIB

TANYA :

Begini Prof, sebenarnya saya malu, tapi saya juga harus tahu sebelum berlanjut lebih jauh. Apabila sesorang wanita itu melakukan onani, namun belum menikah itu apakah bahaya atau tidak? Apakah kalau dilakukannya sering akan berpengaruh dengan ovum yang dimiliki?

Apakah ovum itu akan habis lebih cepat sebelum waktunya? Ataukah tetap seperti layaknya perempuan yang biasa biasa aja. Terimakasih sebelumnya
 
Binti Ismi Umiyatun, 19, Yogyakarta



JAWAB :

Maturbasi tidak menimbulkan akibat atau bahaya apapun asal dengan cara yang benar atau sehat. Pada perempuan, rangsangan pada klitoris tidak menimbulkan akibat apapun.

Menggunakan alat bantu, asal sesuai dengan standar kedokteran, juga tidak berbahaya. Tidak ada hubungan antara masturbasi dengan ovum atau sel telur. Sel telur akan diproduksi selama perempuan dalam keadaan sehat pada masa reproduktif.

Editor : Asep Candra

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat