Jumat, 21 November 2014 03:44

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL

Kecurigaan Kanker Berawal dari Hasil Rontgen

Penulis : Asep Candra | Senin, 17 Januari 2011 | 15:21 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
lina
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih (tengah).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil pemeriksaan kesehatan lengkap pada 22 Oktober 2010 silam di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta adalah awal terungkapnya penyakit kanker yang diderita Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih. 

Berdasarkan laporan hasil tes kebugaran fisik, kondisi Menkes saat itu sebenarnya sangat baik. Namun kecurigaan terhadap kanker kemudian muncul setelah salah seorang anggota tim dokter RSPAD menyodorkan hasil foto rontgen paru-paru Endang.

"Pagi-pagi saya diperiksa semua. (Hasil) Treadmillnya juga bagus. Saya senang sekali.  Tetapi kemudian ada satu dokter yang melihat di rontgen saya ada sesuatu sedikit yang dia agak kurang enak di hati. Kemudian saya disuruh untuk memeriksa yang lebih. Ini  yang bisanya pada skrining biasa tidak diperiksa," tutur Menkes Endang saat memberi klarifikasi di Gedung Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin (17/1/2011).

Kecurigaan dokter akan penyakit tersebut ternyata benar adanya. Pada malam harinya, tim dokter mengunjungi Menkes Endang untuk memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi. "Mereka memang tidak memberitahukan pada saat pemeriksaan karena mungkin kaget juga ya. Jadi mereka datang satu tim kepada saya dan mengatakan tentang itu," ungkapnya.

Tanpa Gejala
Diakui Endang, penyakit yang dideritanya ini sama sekali tidak menunjukkan gejala apapun.  Dalam literatur kesehatan pun, kata Endang, disebutkan apabila kanker paru adalah jenis kanker yang tidak menampakkan gejala sedikit pun bahkan sampai stadium lanjut. "Yang khas dari kanker ini memang tidak bergejala sampai late stage," terangnya.

Tak heran apabila Menkes sendiri mengaku sangat terkejut bila panyakit yang dideritanya ini kemudian sempat menjadi polemik, bahkan dikaitkan dengan isu-isu politik. 

"Pada saat 2009 itu (saat tes kesehatan menjadi menteri) , saya belum tahu (terdeteksi). Kalau tahu, saya pasti sudah berobat. Memang tidak terdeteksi.  Yang terdeteksi itu baru saja, sehingga saya pun berobat baru saja.  Ini adalah berita yang mengagetkan buat saya dan keluarga," ungkapnya.



IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui