Minggu, 21 Desember 2014 00:18

Inspirasi

Ciputra Way Mengubah Rongsokan Jadi Emas

Penulis : Tenni Purwanti | Kamis, 14 April 2011 | 09:35 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Antonius Tanan

KOMPAS.com - Direktur Ciputra Group  Antonius Tanan, MBA, Msc berbagi tips sukses Ciputra Grup dalam mengembangkan usaha. Sharing yang diberi judul "New Venture creation Ciputra Way" disampaikan Antonius dalam Workshop Technopreneurship di Ruang Komisi Utama BPPT, Jakarta, Rabu (13/4/2011).

Definisi kotoran dan rongsokan menjadi emas adalah ketika proses kreatif dan dramatis disertai penerimaan pasar, dan menghasilkan pelipatgandaan sumber-sumber. "Sumber bukan hanya modal, tapi juga termasuk informasi dan koneksi," jelas Antonius.

Cara untuk bisa mengubah rongsokan menjadi emas bisa dilakukan dengan menciptakan kesempatan, melakukan inovasi, dan menghitung resiko. "Kesempatan itu harus diciptakan, bukan dicari," tambah Antonius.

Sumber bukan hanya modal, tapi juga termasuk informasi dan koneksi - Antonius Hanan

Adapun inovasi, menurut Antonius adalah merancang rangkaian nilai tambah (value chain) sedemikian rupa hingga pelanggan tidak sanggup mengatakan tidak. Anotonius mengangkat contoh kisah sukses inovasi yang dilakukan iPad. "Dengan pendekatan enterpreneurship, maka sebuah produk teknologi dapat dikembangkan jadi sebuah bisnis yang mengalami sukses luar biasa walaupun secara teknologi bukan yang paling terakhir ditemukan," ujar Antonius.

Antonius memiliki data bahwa sebelum iPad, sudah ada produk-produk PC tablet namun tidak ada yang se- sukses iPad. Contohnya Gridpad (1990), Motion Computing (2002), Apple Message Pad (1993). Tidak ada yang menyaingi keberhasilan iPad yang terjual 1 juta unit hanya dalam waktu 28 hari.

Antonius kemudian menjelaskan delapan inovasi bisnis yang merupakan komponen enterpreneurship yang harus dimiliki enterpreneur, yakni : desain, produksi, marketing, keuangan, HRD & Organisasi, konektivitas dan mobilitas, aliansi strategis, serta respon sosial dan lingkungan.

Antonius juga membagikan lima kompetensi esensial yang harus dikuasai seorang enterpreneur, yakni:
1. Business creation, bagaimana mengkreasi bisnis baru yang berbeda;
2. Business operation, bagaimana mengoperasikan ide yang sudah dibuat;
3. Business growth, bagaimana mengembangkan bisnis;
4. Business revitalization, bagaimana menghidupkan bisnis yang sudah berkembang;
5. Business closing, bagaimana agar bisnis tersebut bisa ditutup, tidak menggantung di investor, atau hal lain. 

Antonius menutup presentasinya dengan memberikan informasi seputar Universitas Ciputra Enterpreneurship Center yang dimiliki Ciputra Group untuk mendidik calon enterpreneur Indonesia.






Editor :
Erlangga Djumena

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui