Selasa, 21 Oktober 2014 04:06
Caring by Sharing | Kompas.com

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Bisakah Saya Sembuh dari Homoseksual?

Rabu, 13 Juli 2011 | 09:57 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Shutterstock
Ilustrasi

TANYA :

Dokter, saya adalah seorang gay. Sudah dari kecil saya rasakan kelainan ini, tapi saya selalu menguburkan rasa itu dalam-dalam.  Saya tidak mau berzina dengan sejenis, tetapi saya tidak punya nafsu dengan lawan jenis. Namun saya terus bersabar, berusaha dan berdoa atas kelainan yang ada pada diri saya. Pada akhirnya saya menikah dan pernikahan saya ini cukup bahagia.  Saya terus berusaha agar saya punya nafsu dengan lawan jenis.

Hingga sekarang, saya telah berhasil memiliki keturunan. Saya tidak tahu, apakah istri saya merasa puas dengan saya atau tidak, tetapi dia sangat takut kehilangan saya. Sampai saat ini, tidak satu orangpun yang tahu kalau saya seorang gay. Hanyalah Allah yang tahu saja. Saya terkadang kasihan melihat kawan yang senasib dengan saya. Mereka selalu dilecehkan dan seakan-akan itu hanyalah dibuat-buat. Mereka yang normal tidak akan merasakan bahwa ini adalah bukan kehendak sendiri. Sampai saat ini dok, rasa itu tidak pernah hilang dari saya, selalu berfantasi dengan yang sejenis.

Bagaimana untuk menghilangkan rasa itu. Apakah saya bisa sembuh dok? Apakah ada obatnya untuk mengobati sakit batin saya. Saya selalu berdoa agar saya bisa normal, tetapi sampai saat ini saya masih gay meski saya tidak akan melakukan seks sejenis, karena itu dilarang  Allah. Tolong saya dokter.

(Maal, 38, Tembilahan)

JAWAB :

Seseorang disebut homoseksual kalau dia hanya tertarik dan terangsang terhadap sesama jenis. Jadi seorang pria homoseksual tidak tertarik dan tidak terangsang terhadap lawan jenis. Maka dia tidak dapat melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis.

Kalau ternyata Anda dapat melakukan hubungan seksual dengan istri Anda, dan Anda merasakan cukup bahagia, sebenarnya Anda bukan seorang homoseksual. Tetapi di sisi lain, Anda merasa tertarik terhadap sesama jenis walaupun Anda berhasil mengontrol agar tidak sampai melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis. Kalau benar begini, tampaknya Anda lebih cenderung sebagai seorang biseksual.

Kalau Anda memang mampu mengontrol agar tidak sampai melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis, teruskan saja upaya itu. Sekali Anda mencoba melakukan hubungan homoseksual, saya tidak yakin Anda tidak akan mengulang lagi.  

Apakah keinginan itu dapat hilang sama sekali atau tidak, sangat tergantung kepada apa penyebabnya. Kalau penyebabnya "hanya" karena pengaruh lingkungan, keadaan ini dapat diatasi. Mudah-mudahan inilah penyebab keinginan Anda itu, Karena itu, sekali lagi, tetaplah berupaya mengontrol keinginan itu sehingga tidak pernah mencoba hubungan dengan sesama jenis. Saya yakin Anda pasti berhasil seperti selama ini.


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat


IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui