Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Disfungsi Ereksi, Bukan Hambatan Ejakulasi

Asep Candra | Rabu, 27 Juli 2011 | 18:11 WIB
|
Share:
shutterstock

TANYA :  

Prof, akhir-akhir ini saya sering mengalami gagal ejakulasi, walau pada permulaannya ereksi dan penetrasi berjalan secara normal. Namun saat mendekati klimaks, ereksi saya menurun dan tidak bisa melanjutkan lagi penetrasi. Apakah ini merupakan gejala impotensi? Bagaimana cara mengatasinya? Mohon penjelasannya Prof!  Terima Kasih.  

Yan Hardi, 53, Tangerang

 

JAWAB :

Kalau ereksi hilang ketika melakukan hubungan seksual sehingga tidak sampai mengalami orgasme dan ejakulasi, berarti gangguannya pada ereksi. Kalau keadaan ini selalu atau sering terjadi, berarti Anda mengalami disfungsi ereksi. Berbeda kalau hambatan hanya terjadi pada ejakulasi, sementara ereksi tetap baik. Ini yang disebut hambatan ejakulasi atau ejakulasi retardata.

Disfungsi ereksi dapat terjadi karena penyebab tertentu. Penyebab ini harus diketahui dan diatasi dengan penanganan yang benar. Selain pengobatan terhadap penyebabnya, fungsi ereksi harus dikembalikan dengan bantuan pengobatan juga. Sampai saat ini obat golongan penghambat enzim PDE5 merupakan obat yang paling efektif mengembalikan fungsi ereksi.


Form isian Anda tidak lengkap, silahkan lihat detail dibawah ini.

Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat


IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui