Sabtu, 25 Oktober 2014 07:31
Caring by Sharing | Kompas.com

PHK Tanpa Pesangon

Puluhan Buruh Datangi Disnaker Denpasar

Penulis : K1-11 | Senin, 1 Agustus 2011 | 21:23 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
K1-11
22 karyawan yang di PHK PT Mitra Garmen Indoraya mendatangi kantor Disnaker Denpasar, Senin (01/08/2011). Para karyawan yang di PHK tanpa pesangon ini, meminta Disnaker memperjuangkan nasib mereka.

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebanyak 22 karyawan PT Mitra Garmen Indoraya mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kota Denpasar, Senin (1/8/2011) usai di-PHK secara sepihak oleh perusahaan tempat mereka bekerja per 1 Agustus 2011. Bahkan, para karyawan yang rata-rata masa kerjanya di atas 7 tahun ini di-PHK tanpa memperoleh pesangon sepeser pun.

PT Mitra Garmen Indoraya berdalih PHK massal ini merupakan efisiensi akibat perusahaan tengah merugi. Para karyawan yang di-PHK merasa ganjil atas alasan tersebut dan mendatangi kantor Disnaker Denpasar meminta PT Mitra Garmen Indoraya diaudit untuk membuktikan alasan tersebut.

"Kalau merugi harus diaudit, apa benar perusahaan itu merugi atau tidak? Dan apa benar perusahaan sudah melapor ke Disnaker terkait PHK ini," ujar Ketua Serikat Buruh PT Mitra Garmen Indoraya, Ayu Pradnyawati di kantor Disnaker Denpasar.

Pihak karyawan sebelumnya telah melakukan negosiasi dengan perusahaan namun selalu menemui jalan buntu. Pihak perusahaan menawarkan 2 opsi yakni karyawan mengundurkan diri dan diberi uang jasa 3 kali gaji atau di PHK tanpa pesangon.

"Cuma 3 kali gaji, kami tidak terima. Sesuai Undang-Undang kan 2 kali pesangon (14 kali gaji)," tandas Ayu.

Pihak karyawan yang menolak tawaran tersebut pagi tadi sempat masuk kerja namun langsung diusir oleh manajemen perusahaan.

Sementara Kepada Disnaker Denpasar, Made Erwin Suryadarma berjanji akan berusaha melakukan mediasi antara pihak perusahaan dan karyawan. "Kita akan bantu mediasi," ucapnya singkat.


Editor :
I Made Asdhiana

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui