Senin, 6 Juli 2015

Health

KONSULTASI SEKS Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS
Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi)

Seks Saat Menstruasi

Rabu, 7 September 2011 | 12:53 WIB

TANYA:

Dok, saya ingin bertanya apakah berbahaya melakukan hubungan saat saya masih mengeluarkan flek setelah menstruasi? Dan setiap melakukan hubungan saya selalu mengalami bleeding walaupun belum terjadi penetrasi dan Mr. P masih berada diujung mulut V, apa ada yang tidak beres dengan vagina saya?  

Ari (35), Tangerang

 

 

JAWAB:

Hubungan seksual ketika masih ada darah menstruasi sebenarnya tidak menimbulkan akibat apapun. Artinya tidak berbahaya apapun. Hubungan seksual terjadi di dalam vagina, sementara perdarahan terjadi di dalam rahim.

Informasi yang menyatakan bahwa hubungan seksual pada saat menstruasi dapat menimbulkan emboli, tidak pernah terbukti. Jadi ini tergolong informasi yang meyesatkan. Demikian juga informasi yang menyebutkan hubungan seksual saat menstruasi dapat menularkan penyakit.

Penularan penyakit hanya mungkin terhadi kalau salah satu pihak mengidap salah satu infeksi menular seksual. Penularan ini pun dapat terjadi dalam keadaan tidak menstruasi.

Tetapi kalau Anda selalu mengalami perdarahan setiap akan melakukan hubungan seksual, tentu ini tidak wajar. Apalagi kalau sebelum penetrasi sudah terjadi perdarahan. Saya sarankan Anda segera berkonsultasi lebih jauh untuk mendapat pemeriksaan yang benar.

 

Editor : Lusia Kus Anna

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat