Kamis, 24 Juli 2014 05:11

PSIKOLOGI - ARTIKEL

Kematian Bayi Bisa Bikin Patah Hati

Penulis : Lusia Kus Anna | Kamis, 8 September 2011 | 16:21 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi

Kompas.com - Kesedihan berkepanjangan akibat kematian bayi yang baru dilahirkan bisa menyebabkan rasa kehilangan yang tak berujung. Perasaan duka ini bisa menyebabkan patah hati bahkan memperpendek usia orang yang mengalaminya.

Rasa kehilangan merupakan hal yang wajar dialami siapa pun yang ditinggalkan orang yang dicintainya. Dalam penelitian yang dilakukan di Inggris, duka mendalam para orangtua yang kehilangan bayi barunya akan meningkatkan risiko kematian dalam 10 tahun terakhir pasca meninggalnya buah hati.

Para peneliti membandingkan dampak kematian bayi pada orangtua yang kehilangan bayinya dalam setahun pertama atau bayi yang meninggal karena keguguran, dengan orangtua yang bayinya bertahan hidup lebih dari usia setahun.

Hasilnya diketahui orangtua yang kehilangan bayinya beresiko empat kali lebih tinggi untuk meninggal dalam periode 10 tahun pasca kematian bayi. Dampak kehilangan yang terbesar ini terutama dirasakan oleh ibu. Dampak dari kesedihan tersebut akan berkurang dari waktu ke waktu.

Sayangnya dalam penelitian itu tidak disebutkan penyebab kematian orangtua yang berdua itu, namun diduga terkait dengan penyalahgunaan alkohol atau bunuh diri karena depresi yang tidak ditangani.

 


Sumber :
AFP

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui