Jumat, 22 Mei 2015

Health

KONSULTASI KESEHATAN JIWA dr Andri, SpKJ, FAPM
Bersama dr Andri,SpKJ,FAPM Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik Medis dan Psikiatri Liaison. Penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang. Anggota dari American Psychosomatic Society dan Fellow of The Academy of Psychosomatic Medicine

Nyeri Dada akibat Rasa Cemas

Kamis, 15 September 2011 | 16:25 WIB

TANYA :

Dok, saya seorang pria berusia 50 tahun. Memiliki anak dua dan bekerja sebagai guru SMA. Masalah saya adalah sering mengalami nyeri dada sebelah kiri. Sekitar 2 tahun lalu, saya sering ke dokter spesialis penyakit jantung, namun nyeri selalu saya alami. Selain konsul dengan dokter ahli jantung, saya konsul dengan psikiater. Katanya, saya memiliki gangguan kecemasan dan memang saya orang yang pencemas (was-was).

Hasil EKG jantung menunjukan adanya kelainan yang disebut CRBB (complete bundle branch block). Tetapi dokter ahli jantung di Makassar bilang tidak perlu dikhawatirkan. Banyak dokter yang saya datangi. Akhirnya, saya tidak lagi konsul ke dokter ahli jantung, tapi hanya konsul ke psikiater saja sampai saat ini. Pernah saya ke dokter ahli penyakit dalam, dan CRBB itu katanya disebabkan oleh kecemasan yang begitu tinggi dan menurutnya pengaruh psikosomatis. Bagaimana menurut pandangan dokter ?

(Adhyreza, 50, Palu)

JAWAB :

Bapak Adhyreza yang baik,

Gangguan cemas apalagi tipe gangguan cemas panik memang sering mengeluhkan gangguan jantung ketika ditanya tentang apa yang paling mengganggunya. Survei yang saya lakukan kepada 81 pasien yang mengalami gangguan panik, keluhan jantung berdebar-debar masih menempati urutan teratas (70%) dari keluhan-keluhan yang sering dialami, keluhan berikutnya adalah kebingungan (62.5%) dan perasaan mau mati (58.8%) serta sesak napas (52.5%). 

Dokter jantung dan psikiater memang seharusnya waspada bahwa kejadian, manifestasi gejala dan perkembangan penyakit jantung dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis. Sebaliknya, status kesehatan jiwa seseorang juga dipengaruhi oleh adanya penyakit jantung dan pengobatannya.

Maka dari itu, apa yang bapak lakukan sudah benar. Bapak telah berkonsultasi ke dokter jantung, penyakit dalam dan psikiater. Jika memang dari pemeriksaan obyektif jantung tidak terdapat masalah yang bermakna untuk keluhan bapak saat ini, maka mungkin benar apa yang dikatakan dokter bapak bahwa bapak mengalami keluhan Psikosomatik dengan dasar diagnosis Gangguan Cemas Panik.

Pasien-pasien saya hampir 80 persen lebih mengalami gangguan kecemasan dan yang paling banyak memang gangguan cemas panik. Berdasarkan hasil survey 2009 di Klinik Psikosomatik RS OMNI,  kebanyakan keluhan mereka memang rasa tidak nyaman terkait jantungnya. Penyakit ini bisa disembuhkan, walaupun ada kemungkinan kambuh. Tetapi kalau benar-benar bisa berobat dengan baik dan menjaga kesehatan mental dan fisik, maka biasanya jarang kambuh. Semoga bapak segera cepat sembuh.

Editor : Asep Candra

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat