Rabu, 16 April 2014 23:04

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL

RS Hasan Sadikin Tangani Dempet Kepala

Jumat, 23 September 2011 | 06:50 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

BANDUNG, KOMPAS - Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menangani kasus bayi kembar siam dengan dua kepala, tetapi tubuh yang berkembang sempurna hanya satu.

Bayi perempuan yang lahir pada 20 September dari pasangan warga Kecamatan Ibun, Bandung, Jawa Barat, itu baru masuk Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) pada Rabu (21/9), pukul 12.30. Bayi dengan berat lahir 4,4 kilogram yang lahir melalui operasi caesar di RSUD Majalaya itu langsung dipindahkan ke Neonatal Intensive Care Unit. Pihak RS belum mengungkap secara detail nama dan kondisi bayi karena keluarga belum mau dibuka jati dirinya.

Dari informasi yang dikumpulkan, tubuh bayi perempuan itu hanya satu yang berkembang. Satunya hanya berkembang bagian kepala. ”Kami belum memiliki kesimpulan komprehensif mengenai kondisi bayi. Kami sedang menjalankan berbagai tes,” kata Kepala Subbagian Humas RSHS Tengku Djumala Sari, Kamis (22/9), di Bandung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Ahmad Kustijadi menjelaskan, pemeriksaan kehamilan bagi ibu bayi dilakukan sesuai standar. Sang ibu dirujuk oleh bidan puskesmas ke RSUD Majalaya karena kehamilannya berisiko tinggi.

”Setelah diperiksa melalui ultrasonografi, diketahui bahwa bayi itu kembar siam,” ujar Kustijadi.

Persalinan, kata Kustijadi, ditanggung oleh Program Jaminan Persalinan. Dia menjamin, program kesehatan pemerintah lain, seperti Jaminan Keluarga Miskin Daerah ataupun Jamkesmas, bakal digunakan untuk meringankan beban orangtua bayi.

Saat ini, kata Djumala, RSHS juga merawat bayi kembar siam dempet perut hingga pusar berusia setahun, Wanda-Wandi, yang menunggu untuk dipisahkan.

”Sampai saat ini, kami menunggu kondisi Wanda-Wandi siap untuk dilakukan operasi pemisahan. Kami juga masih mengupayakan peralatannya,” kata Djumala. (ELD)

 


Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui