Kamis, 21 Agustus 2014 01:30

LIFESTYLE / FOOD - ARTIKEL

Kurang Minum Air Meningkatkan Gula Darah?

Penulis : Lusia Kus Anna | Selasa, 1 November 2011 | 11:47 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Kompas.com - Kurang mengonsumsi air putih bukan hanya menyebabkan dehidrasi tapi juga kadar gula darah menjadi tinggi. Karena itu selain menjaga pola makan, konsumsi air yang cukup disarankan untuk mencegah kadar gula darah meningkat.

Ketika kadar gula darah di atas normal, tetapi belum terlalu tinggi untuk disebut diabetes, dokter menyebutnya sebgai pra-diabetes. Mereka yang didiagnosis mengalami pra-diabetes beresiko tinggi menjadi diabetes jika kadar gula darahnya tidak dijaga.

Dalam studi terbaru, orang dewasa yang hanya mengonsumsi setengah liter air setiap hari (sekitar dua gelas), cenderung mengalami kenaikan gula darah hingga level pra-diabetes, dibandingkan dengan orang yang minum lebih banyak air.

Walau penelitian ini menemukan kaitan antara asupan air dengan gula darah, tetapi tidak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat. Diduga hal ini bisa dijelaskan secara biologi.

Menurut Lise Bankir, peneliti dari French National Research Institute, hormon yang disebut vasopressin, mungkin menjelaskan. Vasopressin, yang disebut juga dengan hormon antidiuretik, membantu mengatur penyimpanan air dalam tubuh.

Saat kita dehidrasi, kadar vasopressin meningkat sehingga ginjal berusaha menghemat persediaan air. Selain itu peningkatan kadar vasopressin ini juga akan meningkatkan kadar gula darah.

Menurut Bankir, di dalam liver terdapat reseptor vasopressin, organ yang bertanggung jawab pada produksi gula darah di tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan menyuntikkan vasopressin pada orang sehat akan menyebabkan kadar gula darah meningkat sementara.

Penelitian itu dilakukan terhadap 3.615 orang Perancis berusia 35-65 tahun dan memiliki kadar gula darah normal pada awalnya. Sekitar 19 persen mengatakan mereka hanya minum kurang dari setengah liter air setiap hari, sementara sisanya minum seliter air atau lebih.

Setelah 9 tahun, sebanyak 565 partisipan studi menderita ketidaknormalan kadar gula darah dan 202 orang didiagnosis diabetes tipe 2. Ketika para peneliti mengamati kebiasaan partisipan mengonsumsi air, mereka menemukan orang yang minum air kurang dari setengah liter setiap hari, beresiko 28 persen menderita kenaikan gula darah.

Selama ini belum ada data statistik yang menyebutkan kaitan antara asupan air dengan terjadinya diabetes. Namun, orang yang minum air hanya sedikit pada umumnya menyukai minuman yang mengandung gula sehingga bisa memicu kenaikan berat badan dan gangguan kontrol gula darah.

 


Sumber :

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui