Rabu, 23 Juli 2014 10:03

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL

Ketua IDI: Paku dalam Betis di Luar Batas Ilmu Kedokteran

Penulis : Bramirus Mikail | Jumat, 4 November 2011 | 09:47 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Shamier Peres
dr Kamaruddin Sahid memperlihatkan benda asing berupa paku, logam putih dan jarum yang dikeluarkan dari kedua betis Safirah.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kasus yang menimpa bocah malang Safirah Putri (3) warga Ajatappareng, Parepare, Sulawesi Selatan, sempat menghebohkan dan mendapatkan sorotan publik. Betapa tidak, di dalam betis bocah itu terdapat puluhan logam menyerupai paku dan jarum.

Tim dokter ahli bedah RSUD Andi Makkasau yang dipimpin dr Kamaruddin Sahid, SpBP berhasih mengangkat logam-logam tersebut dari betis sang bocah malang. Dalam penuturannya seperti yang dilaporkan salah seorang warga Kompasiana, Kamaruddin justru mencurigai paku-paku tersebut sengaja dimasukkan ke dalam kaki bocah malang tersebut.

Tanggapan yang tidak jauh berbeda juga dilontarkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Prijo Sidipratomo, SpRad (K). Ia menduga, paku-paku tersebut memang sengaja dimasukkan, tetapi tidak dapat diketahui bagaimana caranya, dan apa maksud serta tujuannya.

"Kalau lihat segitu banyaknya, mungkin ada orang yang memasukkan. Tapi bagaimana tekniknya, kita tidak tahu. Itu di luar batas kemampuan ilmu kedokteran," katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (4/11/2011).

Priyo mengatakan, sebagai radiolog, dirinya pernah membaca berbagai macam foto paru-paru dan terkadang di dalam hasil foto sering ditemukan benda-benda kecil (berbentuk jarum) yang umumnya disebut sebagai susuk.

"Saya pernah kasih lihat hasil foto tersebut kepada dokter asing, mereka binggung. Karena itu cuma ada di Indonesia," cetusnya.

Priyo menambahkan, melihat jumlah paku yang begitu banyak, tidak mungkin  jika otot atau sel tubuh memproduksi paku.

"Kalau saya lihat, itu kan letaknya di otot-otot semua. Rasanya tidak mungkin otot memproduksi paku karena substansi otot itu tidak ada substansi logamnya," ujarnya.


Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui