Senin, 20 Oktober 2014 11:25
Caring by Sharing | Kompas.com

Transportasi

Pembenahan Transportasi Kereta Mendesak

Penulis : Riana Afifah | Rabu, 23 November 2011 | 10:27 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS/AGNES RITA SULISTYOWATY
Ilustrasi: Penumpang duduk di atas kereta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melalui Ketua MTI DKI Jakarta, Tri Tjahjono, menyambut baik penerapan pola loopline atau pola jalur melingkar kereta rel listrik (KRL). Meski begitu, dia menilai masih banyak pembenahan lain yang harus dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Kalau lihat kondisi sekarang, orang pasti bingung ganti kereta di Manggarai. Jalur naik turunnya juga harus jelas
-- Tri Tjahjono

"Perlu ada pembenahan internal stasiun kereta api. Tapi kami tetap menyambut baik pola baru ini," kata Tjahjono, ketika dihubungi wartawan, Rabu (23/11/2011).

Dia menyarankan agar penunjuk arah stasiun sebelum dan sesudah stasiun pemberhentian dipasang dengan jelas di tiap stasiun. Ini supaya tidak menimbulkan kebingungan pada para penumpang yang tidak terbiasa naik kereta atau belum menyesuaikan diri dengan pola baru ini.

"Kalau lihat kondisi sekarang, orang pasti bingung ganti kereta di Manggarai. Jalur naik turunnya juga harus jelas," ujarnya.

Menurut Tjahjono, transportasi yang terintegrasi juga harus segera diwujudkan untuk memudahkan masyarakat penggunan angkutan umum. Misalnya, stasiun yang ada harus terintegrasi dengan moda transportasi lain, seperti bus transjakarta.

"Pembangunan park and ride juga harus dipikirkan di stasiun pinggiran," ujarnya.

Tidak hanya itu, persimpangan tak sebidang sebaiknya juga segera direalisasikan, khususnya di kawasan Manggarai dan Kota. Jika ini dapat terwujud, maka headway antarkereta cukup lima menit saja.



Editor :
Hertanto Soebijoto

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui