Sabtu, 30 Agustus 2014 15:10

NEWS & FEATURES / HEALTH CONCERN - ARTIKEL

Kepala Bayi Gepeng Bersifat Sementara

Penulis : Lusia Kus Anna | Rabu, 30 November 2011 | 14:52 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Kompas.com - Banyak orangtua yang khawatir jika kepala bayinya tampak gepeng atau datar. Biasanya kepala tampak datar (flathead) akibat bayi dibiarkan tidur berlama-lama dalam posisi telentang. Namun jangan khawatir, kepala gepeng pada bayi hanya bersifat sementara.

Orangtua bisa mencegah kepala gepeng dengan memposisikan bayi tidur miring. "Sebaiknya bayi tidak tidur dalam satu posisi saja, tapi berubah-ubah sehingga bentuk kepalanya tidak gepeng," kata Dr.Mark S.Dias.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tidur telentang bisa mencegah sindrom kematian mendadak (SIDS) pada bayi. Walaupun sampai saat ini penyebab pasti SIDS masih misterius dan paling sering menimpa bayi berusia sebulan sampai setahun.

Upaya menurunkan SIDS di Amerika memang berhasil sejak dimulai pada tahun 1990-an. Tetapi akibatnya makin banyak ditemukan kasus bayi dengan kepala datar. Pada tahun 2002 sekitar 13 persen bayi berkepala gepeng.

Jika kepala datar itu disebabkan karena posisi tidur maka sebenarnya tidak berbahaya dan seiring waktu akan kembali ke bentuk semula, meski ada yang berlangsung lama sampai anak usia balita. "Walau tak berbahaya tapi kepala gepeng mengganggu penampilan," kata Dias.

Yang harus diwaspadai adalah kepala datar yang disebabkan oleh kondisi kelainan pada tulang tengkorak atau disebut juga craniosynostosis.

Orangtua harus waspada jika bayi mereka selalu tidur terlentang dengan kepala menoleh ke satu sisi saja, biasanya ke arah kanan. Untuk menyeimbangkannya, sebaiknya bayi dirangsang oleh hal menarik agar menoleh ke arah berlawanan.

Selain itu ubah posisi ranjang bayi agar lebih dekat ke jendela sehingga bayi tertarik untuk melihat ke luar. Namun yang paling penting adalah secara berkala memeriksakan tumbuh kembang bayi ke dokter untuk mengukur lingkar kepala bayi. 

 


Sumber :
HealthDay News

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui