Selasa, 21 April 2015

Health

KONSULTASI SEKS Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS
Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi)

Manfaat Hubungan Seks Sebelum Tidur

Jumat, 2 Desember 2011 | 09:36 WIB

TANYA :

Prof, apakah benar  apabila pasangan melakukan berhubungan seks setiap malam sebelum tidur akan memperolah manfaat bagi kesehatan. Masalahnya, saya seringkali tidak bisa tidur apabila belum melakukan ML. Apakah ini terbilang wajar?

(Tri Mai, 42, Tangerang)



JAWAB :


Hubungan seksual yang berlangsung memuaskan memang memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Sebaliknya, hubungan seksual yang tidak memuaskan justru menimbulkan pengaruh buruk bagi kesehatan.

Ketika mencapai orgasme, tubuh mengeluarkan bahan yang disebut endorphin. Bahan ini berfungsi mirip morphin, yang memberikan perasaan senang dan rileks. Karena itu pada umumnya setelah orgasme orang merasa tenang dan dapat tidur nyenyak.

Sebaliknya hubungan seksual yang tidak memuaskan dapat mengakibatkan stres, dan stres yang terjadi dalam waktu lama dapat menimbulkan akibat buruk bagi kesehatan termasuk mempercepat proses penuaan.

Editor : Asep Candra

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat