Kamis, 23 Oktober 2014 10:03
Caring by Sharing | Kompas.com

LIFESTYLE / FOOD - ARTIKEL

Cara Olah Kulit Manggis agar Berkhasiat

Penulis : Antony Lee | Kamis, 2 Februari 2012 | 11:26 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS/ANTONY LEE
Peneliti manggis dari Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Indah Yuliasih (kanan), memaparkan pemanfaatan kulit buah manggis menjadi ramuan berkhasiat.

BOGOR, KOMPAS.COM - Kulit buah manggis ternyata sangat berguna untuk menghambat proses penuaan, mencegah penyakit pembuluh darah, dan menjadi antikanker. Nah, Dr Indah Yuliasih, peneliti manggis dari Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), memberikan cara mengolah kulit buah ini menjadi minuman menyegarkan dan nikmat.

Dalam diskusi pagi bersama wartawan di IPB, Kamis (2/2/2012), Indah menuturkan proses pembuatan minuman berkhasiat ini. Pertama, pisahkan kulit manggis dengan buahnya. Pengolahan bisa dengan mengikutsertakan biji manggis (kaya lemak) atau hanya sekadar kulit manggis yang mengandung Xanthone. Gunakan sendok untuk mengeruk bagian dalam kulit yang sudah dibersihkan, dan pisahkan dari kulit keras di bagian luarnya.

Setelah itu, dinginkan di dalam lemari pendingin jika hendak disimpan hingga jumlahnya mencukupi. Lalu, campur dengan ethanol dan air dengan perbandingan 1:2 dan hancurkan dengan blender. Endapkan selama 24 jam, setelah itu saring untuk memisahkan ampas dengan ekstrak Xanthone kulit manggis.

"Untuk membuat rasa yang enak, bisa dicampur dengan madu dan beri pewarna alami ekstrak bunga rosela, dan anggur atau apel sebagai penambah flavor," tutur Indah.

Menurut Indah, hasil pencampuran Xanthone dengan rosela dan madu dipanaskan dengan suhu 90-95 derajat celsius selama 10 menit untuk menguapkan ethanol. Setelah itu, dinginkan dengan suhu kamar lalu campurkan dengan flavor anggur atau apel. Nah, sirup Xanthone siap untuk dinikmati dengan dicampur air. Silakan mencoba. 


Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui