Sabtu, 22 November 2014 09:50

Agar Pertengkaran Tak Membahayakan Hubungan

Penulis : Wardah Fazriyati | Sabtu, 31 Maret 2012 | 12:41 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com - Pertengkaran pasangan suami istri kerap terjadi pada setiap pernikahan. Lantas bagaimana kalau pertengkaran terus menerus terjadi, dan selalu berulang dengan pola yang sama, apakah hal ini bisa membahayakan hubungan atau bahkan pernikahan?

Kalau Anda sekadar khawatir namun tak melakukan apa pun untuk memperbaikinya, sikap tersebut bisa saja memengaruhi hubungan. Namun jika Anda tergerak untuk memperbaiki keadaan, dan mencari cara mengatasi pertengkaran, ini petanda baik. Kepedulian Anda untuk memperbaiki keadaan juga dapat menjadi langkah awal menyelamatkan hubungan.

Louann Schwager Tung, coach dan healer, mengatakan ketika pasangan sering bertengkar dengan pola yang sama, segera ubah pola tersebut. Sebelum mencari tahu bagaimana caranya, Tung menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi ketika Anda bertengkar hebat dengan pasangan.

"Secara fisiologi, ketika Anda marah, kesal, frustasi, terjadi kondisi yang chaos dalam tubuh dan ritme jantung Anda menjadi tak beraturan. Ini menyebabkan aliran darah ke otak berkurang. Dan ini adalah waktu terburuk bagi Anda untuk beradu argumen dengan pasangan," jelasnya.

Yang bisa Anda lakukan saat merasa kesal, jengkel, marah, apa pun emosi negatif lainnya adalah segera alihkan perhatian Anda.  Tinggalkan situasi tersebut, menjauhlah dari pasangan atau berbagai kondisi yang membuat Anda marah. Lakukan berbagai hal lain untuk menenangkan diri sendiri.

"Lakukan sesuatu sampai Anda merasa tenang, kemudian baru diskusikan masalah tersebut dengan pasangan," saran Tung.

Ia juga menyarankan Anda untuk melakukan sesuatu hal yang konyol namun membuat Anda merasa lebih baik. "Buat suara-suara aneh atau mulailah tertawa untuk menghilangkan kemarahan atau energi negatif lainnya," tuturnya.

Dengan memulihkan diri dari amarah, Anda dapat berpikir lebih jernih sekaligus bisa mengubah pola pertengkaran. Anda dan pasangan pun mampu menyelesaikan masalah lebih baik.


Sumber :
Your Tango
Editor :
wawa

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui