Jumat, 28 November 2014 19:00

LIFESTYLE / FOOD - ARTIKEL

Ingin Subur? Cermati Piring Anda

Senin, 28 Mei 2012 | 17:11 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
SHUTTERSTOCK
Boleh kok, makan nasi putih, tetapi batasi porsinya hingga seperempat dari piring Anda saja.
TERKAIT:

KOMPAS.com -  Sepiring nasi ayam untuk makan malam Anda dapat mempengaruhi sel-sel kelamin, baik sperma maupun sel telur. Kesuburan terkait sekali dengan asupan makanan yang dikonsumsi.

Jadi, melakukan diet berimbang dapat meningkatkan kesempatan untuk hamil dan menghasilkan keturunan yang sehat di masa depan. Anda memang tidak mempunyai kekuatan untuk merubah sesuatu yang bersifat turunan, namun tentunya Anda dapat mengontrol apa saja yang masuk ke dalam perut.

Perbedaan sebenarnya terletak pada perputaran reproduksi laki-laki dan perempuan. Laki-laki menghasilkan sperma baru setiap harinya sementara perempuan terlahir dengan jumlah telur yang terbatas dan tidak selalu dalam ovarium mereka. Karena kualitas telur terus berkurang sejalan dengan bertambahnya usia, maka wanita yang sudah berusia diatas 35 tahun lebih sulit untuk hamil.

Di sisi lain, laki-laki menghadapi masalah yang berbeda. Tingkat kesuburan mereka amat dipengaruhi oleh kualitas, kuantitas dan pergerakan spontan sperma mereka. Kegunaan organ-organ reproduksi mereka, seperti testis, skotrum dan epididimis (terletak dalam pembuluh), juga memberi pengaruh.

Kurang gizi dapat merusak sistem reproduksi. Zat seng, asam folik (folat) dan kalsium, yang merupakan mineral yang dapat ditemukan dalam makanan, harus selalu menjadi bagian dari diet sehari-hari untuk mempertahankan fertilitas atau tingkat kesuburan. Konsumsi juga vitamin A, C, E dan selenium, yang dalam jumlah cukup berfungsi sebagai antioksidan, untuk melawan radikal bebas dari rokok, alkohol, obat-obatan dan lain lain.

Kalau anda berencana untuk memperluas garis keturunan, perhatikanlah apa yang anda taruh di piring makan Anda!






Sumber :
Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui