Sabtu, 25 Oktober 2014 23:45
Caring by Sharing | Kompas.com

KONSULTASI / KESEHATAN JIWA

KONSULTASI KESEHATAN JIWA

Bersama dr Andri, SpKJ, FAPM

Bersama dr Andri,SpKJ,FAPM Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik Medis dan Psikiatri Liaison. Penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang. Anggota dari American Psychosomatic Society dan Fellow of The Academy of Psychosomatic Medicine.

Keguguran Berulang Pemicu Depresi

Kamis, 31 Mei 2012 | 08:54 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

TANYA :

Dok, kakak saya mengalami psikosomatik. Pemicunya adalah kejadian beruntun yang dialaminya, keguguran 2 kali, lalu kemalingan. Sementara usianya sudah 36 tahun dan baru 2 tahun ini menikah. Belakangan, diketahui (setelah kuret akibat keguguran kedua) dia mengalami infeksi vagina yang menyebabkan tidak bisa berhubungan suami-istri sama sekali. Hal ini semakin membuat penyakitnya parah karena dia semakin tertekan. Semua pengobatan sudah dicoba. Berobat ke dokter, menjalani hipnoterapi, herbal, dan  alternatif lain malah dia trauma. Mohon pencerahannya apakah ada terapi yang bisa diikuti oleh kakak saya selain denga obat-obatan karena dia sudah tidak mau lagi mengonsumsi obat dokter sama sekali.

(Juli Rahman, 30, Jakarta)

JAWAB :

Ibu Juli Rahma yang baik,

Kalau melihat kasus yang dialami oleh kakak ibu sepertinya lebih mengarah kepada suatu kondisi gangguan penyesuaian yang saat ini mungkin sudah masuk kategori gangguan depresi. Awalnya kondisi gangguan jiwanya lebih disebabkan karena faktor-faktor yang berkaitan dengan penyakitnya.

Ada pemicu yang jelas yang membuat rasa tidak nyaman dalam pikiran, perasaan dan perilaku kakak ibu ini. Pengobatan yang tidak mendapatkan hasil yang baik membuat kondisi mental emosionalnya makin tidak baik. Saya pikir, yang paling penting saat ini adalah pengobatan yang menyeluruh baik untuk fisik dan psikisnya.

Kondisi penyakit yang dideritanya juga harus diobati secara tuntas, apalagi berkaitan dengan masalah yang sensitif bagi sebagian orang yaitu masalah mempunyai keturunan. Di usia seperti kakak ibu, akan banyak faktor risiko yang juga berhubungan dengan masalah-masalah berkaitan dengan fungsi reproduksi.

Selain pengobatan untuk fisiknya, jangan lupa untuk juga mengobati masalah psikisnya. Saya sarankan ke psikiater yang juga memahami kondisi terkait dengan gangguan fisiknya. Psikiater yang memahami psikosomatik pada kondisi penyakit kandungan akan lebih bisa memahami kondisi sakit yang diderita serta mencarikan jalan keluar yang terbaik, jika perlu dengan menggunakan obat-obatan. Semoga membantu.

Salam Sehat Jiwa
 


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui