Kamis, 30 Oktober 2014 19:14
Caring by Sharing | Kompas.com

Yang Terlibat Wisma Atlet-Hambalang Sebaiknya Mundur

Penulis : Sandro Gatra | Kamis, 31 Mei 2012 | 13:46 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI
Ruhut Sitompul

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, berharap agar semua kader Demokrat yang disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek wisma atlet SEA Games dan Hambalang mundur dari jabatan di DPR maupun sebagai menteri. Langkah itu, menurut dia, untuk menyelamatkan partai.

"Saya memohon siapa pun yang dikaitkan mulai wisma atlet sampai Hambalang, kita harus sayang dengan partai. Saya hanya bisa mengatakan semua itu akan indah kalau kita bisa mundur, jangan dimundurkan," kata Ruhut di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Ia mengatakan, memang ada asas praduga tak bersalah sehingga belum tentu benar tuduhan keterlibatan itu. Namun, kata dia, dua kasus itu bakal terus menjatuhkan citra partai yang tentunya berimbas pada tingkat dukungan publik terhadap partai.

"Saya bukan takut sanksi hukum, tapi sanksi sosial. Turunnya rating partai kami karena sanksi sosial. Jadi, saya kembalikan kepada kader-kader itu kalau sayang kepada partai, legawa (menerima kenyataan untuk mundur)," pungkas Ketua DPP Partai Demokrat itu.

Seperti diberitakan, beberapa kader Demokrat disebut-sebut terlibat dua kasus di Kementerian Pemuda dan Olahraga itu, seperti Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum, Menpora Andi Mallarangeng, mantan Ketua Komisi X DPR Mahyudin, dan mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Mirwan Amir. Mereka berulang kali menyangkal tuduhan keterlibatan yang pertama kali diembuskan Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang juga terpidana empat tahun sepuluh bulan dalam kasus suap wisma atlet.

Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus menyidik perkara wisma atlet. Adapun kasus proyek pusat olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, masih dalam tahap penyelidikan.



Editor :
Heru Margianto

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui