Selasa, 21 Oktober 2014 13:59
Caring by Sharing | Kompas.com

BLOG EXPERTS KOMPASIANA / ARTIKEL

Dr. Ari F. Syam Sp.Pd


Pengamat Kesehatan, Staf Pengajar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI RSCM) Twitter : @DokterAri

Tetap Sehat Nonton Piala Eropa

Penulis : Dr. Ari F. Syam Sp.Pd | Selasa, 12 Juni 2012 | 09:51 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com - Minggu-minggu ini sampai beberapa minggu ke depan adalah momen Piala Eropa. Tim finalis Piala Eropa dengan bintang-bintang sepakbola dunia saat ini menjadi perbincangan di sela-sela waktu bekerja. Menonton sepakbola merupakan hal yang tidak akan dilewatkan oleh masyarakat.  

Apalagi, momen Piala Eropa ini pemberitaannya begitu gegap gempita. Setiap pertandingan ditayangkan langsung oleh salah satu TV swasta. Media cetak juga menjadikan pemberitaan kejuaraan ini menjadi berita utama.

Kesenangan untuk terus menerus mengikuti setiap pertandingan seharusnya diantisipasi dampak buruknya bagi kesehatan kita. Masalahnya, selain tetap berkeinginan menonton sepakbola, kita juga tetap harus melakukan aktivitas rutin sehari-hari. Oleh karena itu, hobi menonton sepakbola ini juga sebaiknya jangan sampai menyebabkan gangguan kesehatan bagi kita semua.

Dampak buruk kesehatan

Hal yang akan terjadi jika secara terus menerus menonton siaran langsung baik malam maupun dini hari adalah kurang tidur. Apalagi, jika pagi hari sampai sore harinya kita harus bekerja, maka  waktu tidur kita akan berkurang. Sebagaimana kita ketahui, saat kita menonton suatu pertandingan, kita biasanya tidak hanya duduk tenang, kadang kala berteriak dan juga bergerak-gerak. Oleh karena itu, jika kondisi ini terus menerus terjadi setiap malam maka  kondisi ini akan menyebabkan kelelahan bagi orang yang menjalaninya.

Dampak kelelahan adalah gangguan kesehatan secara umum, kambuhnya berbagai penyakit kronis dan menurunnya daya tahan tubuh seseorang. Kelelahan serta stres yang tinggi juga akan sangat mengganggu proses metabolisme dan hormonal di dalam tubuh kita. Dalam menonton pertandingan,  kita akan merasa kecewa jika tim yang kita unggulkan kalah. Rasa kecewa ini pun akan mengganggu tidur kita.

Kelelahan terjadi karena dipaksanya fisik dan mental kita untuk bekerja secara terus menerus tanpa istirahat yang cukup.  Dampak kelelahan ini dapat berakibat serius bagi kesehatan. Kondisi ini diperburuk oleh konsumsi rokok  terus menerus disertai konsumsi kopi yang berlebihan, ditambah suplemen dan minuman berenergi yang umumnya mengandung ginseng dan kafein. Biasanya, produk-produk ini dikonsumsi agar mata tetap terjaga.

Kelelahan berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan sistem pencernaan, sistem jantung dan pembuluh darah termasuk pembuluh darah otak serta penurunan daya tahan tubuh.

Jika diidentifikasi lebih lanjut, menonton Piala Eropa setiap dini hari bisa mencetuskan terjadinya kelelahan. Kurang tidur akibat menonton siaran sampai dini hari juga menimbulkan sakit kepala dan timbulnya migren (sakit kepala sebelah) maupun vertigo (pusing tujuh keliling).

Berbagai gangguan kesehatan dapat terjadi karena kelelahan tersebut. Gangguan pencernaan merupakan hal utama yang terjadi jika seseorang mengalami kelelahan. Keluhan pencernaan yang timbul antara lain nafsu makan berkurang, dimana hal ini akan memperparah kondisi fisik yang sedang mengalami kelelahan tersebut. Seseorang yang mengalami kelelahan juga akan mengalami mual bahkan muntah serta nyeri di uluhati.

Mereka yang  mengalami, kelelahan juga sebenarnya sudah tidak berkonsentrasi dalam  bekerja.  Selain itu, emosinya  juga menjadi tinggi. Kecelakaan lalu lintas sering terjadi pada pengendara yang sedang mengalami kelelahan tersebut.

Berbagai penyakit kronis dapat menjadi kambuh jika seseorang mengalami kelelahan antara lain sakit maag, gangguan kejiwaan, asma bronkiale, kencing manis (diabetes mellitus), hipertensi, stroke dan serangan jantung. Kelelahan fisik dan psikis juga akan memperburuk daya tahan tubuh seseorang yang mengalami kelelahan tersebut mereka akan mudah terkena infeksi virus seperti virus  influenza, mudah terjadi infeksi usus berupa diare mereka juga rentan terkena infeksi virus hepatitis, demam tifoid dan virus demam berdarah.

Apabila bila sudah ditemukan adanya gangguan kesehatan seperti mual muntah, sakit kepala serta nyeri dada adalah peringatan agar kita  harus beristirahat dan mengurangi nonton bola terutama siaran langsung dini hari.

Tips sehat nonton sepak bola

Untuk mengantisipasi dampak buruk bagi mereka yang ingin menyaksikan setiap pertandingan, disarankan untuk tetap mempertahankan durasi tidur minimal 6 jam sehari. Bila ada kesempatan untuk beristirahat, maka dianjurkan untuk beristirahat. Tetap memperhatikan waktu makan minimal tiap 6 jam, sebaiknya di sela waktu makan, ada makanan yang diskonsumsi terutama makanan yang sehat yang tidak mengandung coklat, keju, berlemak dan mengurangi goreng-gorengan. Minum air putih harus tetap dipertahankan, sebanyak minimal 2 liter per hari. Lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran.

Di waktu antara makan, baik juga untuk selalu mengonsumsi buah. Kurangi rokok, soda dan tidak meminum kopi lebih dari 2 gelas setiap hari. Suplemen sebaiknya juga jangan berlebihan dikonsumsi, dan sebaiknya juga dihindari minuman yang berkafein atau mengandung ginseng. Karena sebenarnya yang dibutuhkan tubuh saat itu adalah istirahat. Selain itu, juga yang terpenting melakukan olah raga teratur.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut dan mengantisipasi kemungkinan kelelahan serta dampaknya, mudah-mudahan kita yang tetap ingin menonton sepakbola secara langsung (live) tetap dalam keadaan sehat.

Salam Sehat.


Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui