Sabtu, 25 April 2015

Health

Bayi Ogah ASI karena Ibu Pulang Malam

Kamis, 14 Juni 2012 | 10:51 WIB

TANYA :

Anak pertama saya sempat menikmati ASI selama 3 bulan. Kemudian setelah saya masuk kerja shift sore dan pulangnya malam, akhirnya anak saya enggak mau lagi minum ASI. Mungkin pengetahuan saya mengenai masalah laktasi masih kurang. Pertanyaan saya: apakah setiap kita keluar rumah dan pulang malam, ASI harus dikeluarkan dulu, katanya supaya si bayi tidak masuk angin, benarkah ? Apakah setiap akan menyusui si bayi, payudara harus dibersihkan terlebih dahulu dengan cara dibersihkan dengan air hangat? Mohon infonya .

(Linda, 34, Sidoarjo)


JAWAB :

Hai ibu Linda! Wah senang ya rasanya, karena si kecil sempat minum ASI, berapapun yang didapat pasti sangat berguna untuk dirinya. Memang untuk ibu bekerja, apalagi dengan jadwal kerja shift sore sampai malam bisa menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan ASI ya bu. Mudah-mudahan dengan bekal informasi yang tepat (misalnya: ASI bisa diperah dan disimpan dalam kulkas selama 5 hari, ASI perah bisa diberikan kepada bayi dengan cangkir sehingga bayi tidak bingung puting kemudian menolak menyusu, dll) serta dukungan yang kuat, menyusui sambil tetap bekerja bisa dilakukan dengan lancar.

Menjawab pertanyaan ibu, apabila ibu pulang kerja pada malam hari silakan langsung menyusui bayinya. ASI yang diproduksi oleh payudara selama ibu bekerja tetapi tidak diminum oleh bayi atau diperah/dikeluarkan untuk ditampung, akan diserap kembali oleh tubuh. ASI selalu diproduksi dalam keadaan fresh alias susu segar dan tidak akan jadi basi selama berada dalam payudara.

Mudah-mudahan setelah tahu hal ini ibu tidak khawatir lagi bahwa ASI-nya basi atau bayi akan masuk angin. Oya bu, payudara punya cairan pembersih sendiri loh yang dikeluarkan oleh kelenjar yang terdapat pada areola. Jadi, ibu-ibu tidak perlu repot untuk membersihkan puting terlebih dahulu setiap kali mau menyusui bayinya. Semoga jawaban saya berkenan ya bu.

Selamat menyusui.

Mia Sutanto, SH, LL.M,
Konselor Laktasi, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)

Editor : Asep Candra