Jumat, 1 Agustus 2014 00:34

Pilkada DKI

KPU Jaksel Gelar Simulasi Penghitungan Suara

Penulis : Andy Riza Hidayat | Minggu, 24 Juni 2012 | 18:03 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS/LASTI KURNIA
Poster kampanye salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpasang hampir 20 meter lebih panjangnya di dinding fly over sisi jalur bus TransJakarta di kawasan Pancoran, jakarta, Rabu (13/6/2012). Poster dan selebaran serupa banyak dipasang di fasilitas umum menjelang Pilkada DKI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Jakarta Selatan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara. Simulasi digelar di Kecamatan Pancoran, Tebet, Cilandak, Jagakarsa, dan Kebayoran Baru, hari Minggu (24/6/2012) ini. Simulasi yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB, dibuat seperti pelaksanaan sebenarnya saat pemungutan dan penghitungan suara berlangsung.

"Mereka yang kami undang adalah anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Mereka berperan sebagai pemilih dalam simulasi. Tujuannya agar mereka tahu suasana pemungutan suara, sehingga ketika bertugas tidak mengalamikesulitan," tutur anggota KPU Jakarta Selatan Abdul Salam.

Dalam simulasi, lembaran surat suara tidak tertulis nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Lembaran surat ini berisi nomor urut dan siluet gambar pasangan calon. Simulasi berikutnya akan digelar Senin (25/6/2012) besok, di lima kecamatan di Jakarta Selatan.

Meski hanya simulai, hadir unsur tentara nasional Indonesia (TNI), Kepolisian RI, dan elemen lain, yang terlibat dalam proses pemungutan dan pengihitungan suara. Secara keseluruhan proses simulasi berlangsung lancar. Walau masih ada suara yang tidak sah, namun hampir seluruh suara yang dipakai dalam simulai kali ini sah.

"Soal hasil penghitungan, nomor berapa yang menang, itu bukan hal yang penting karena ini hanya sosialisasi," kata Salam.


Editor :
Agus Mulyadi

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui