Kamis, 28 Agustus 2014 20:06

Hidayat: TKI Pahlawan Devisa, Damkar Pahlawan Apa?

Penulis : Imanuel More | Senin, 2 Juli 2012 | 22:07 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS.com/MUNDRI WINANTO
Cagub DKI Jakarta nomer urut empat Hidayat Nur Wahid (tengah) menyapa warga saat berkampanye di Pasar Kedip, Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (2/7/2012). Selain bersilahturahmi Hidayat juga mengadakan pengobatan gratis untuk warga sekitar.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Hidayat Nur Wahid menilai kebakaran sebagai salah satu momok yang menakutkan warga Jakarta. Karena itu, calon Gubernur DKI Jakarta ini menilai peran pemadam kebakaran sangat penting untuk memberikan jaminan keamanan dan kedamaian hidup warga. Meski demikian, menurut Hidayat, Damkar belum mendapatkan apresiasi yang selayaknya mereka terima.

"Guru ada istilah pahlawan tanpa tanda jasa, kalau TKI pahlawan devisa, lalu, pemadam kebakaran pahlawan apa?" kata Hidayat saat diwawancarai di Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2012).

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini menilai pekerjaan yang dilakukan petugas damkar terhitung sangat berat. Tanggung jawab yang diemban dan risiko kerja pun terhitung tinggi. Sayangnya hal ini belum dibarengi apresiasi yang layak.

Perhatian kepada mereka harus ditingkatkan. Alat keselamatan harus ditingkatkan, termasuk insentif bagi mereka harus ditingkatkan. Yang terbukti bekerja dengan baik tentu harus diberikan reward," kata Bang Dayat menguraikan perhatian yang perlu diberikan kepada para anggota Satria Biru.

Cagub nomor urut 4 ini tak lupa menyentil kinerja Damkar. Mengutip pernyataan warga, Hidayat menilai petugas damkar kerapkali masih terlambat tiba di lokasi. Walau begitu, ia juga menyebut kendala sumber dan suplai air sebagai salah satu persoalan. Untuk itu, ia meminta pentingnya sistem siaga yang terfokus pada area-area langganan atau rawan kebakaran.

"Dua-duanya (kecepatan dan sumber air) di daerah-daerah yang rawan harus dipastikan maksimal. Harus dipastikan seluruh komponen di sana bekerja satu komando," sebut Hidayat.

Dalam dua hari terakhir terjadi empat peristiwa kebakaran di wilayah Jakarta Pusat saja. Minggu (1/7) sore, kebakaran terjadi di kawasan Rawasari yang menimpa rumah salah seorang relawan Hidayat-Didik. Tak lama berselang, kejadian serupa terjadi Jl. Tanah Rendah 2 RT 11 RW 5, Jatibaru, Tanah Abang. Senin (2/7) dini hari, musibah kebakaran terjadi Jl. Harapan Mulya 4, Kemayoran. Terakhir, Senin siang, kebakaran melanda kawasan Kampung Bali, yang juga menghanguskan rumah salah satu relawan Hidayat-Didik.



Editor :
Pepih Nugraha

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui