Senin, 21 April 2014 09:06

LIFESTYLE / SEKS - ARTIKEL

5 Manfaat Sehat dari Ciuman

Penulis : Lusia Kus Anna | Senin, 9 Juli 2012 | 11:49 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com — Berciuman termasuk dalam ekspresi sayang serta bentuk keinginan untuk lebih dekat dengan seseorang yang kita cintai. Aktivitas ini bukan hanya mendatangkan rasa bahagia dan menggairahkan, melainkan juga mendatangkan manfaat kesehatan. Karenanya, tak perlu ragu mendaratkan ciuman pada orang terkasih hari ini.

1. Menyehatkan gigi

Apa pun ciuman yang Anda lakukan, berciuman tentu melibatkan ludah karena memang kegiatan ciuman sendiri merangsang produksi air liur yang sebenarnya bermanfaat untuk menghilangkan bakteri merugikan di gigi. Berkurangnya bakteri di gigi tersebut akan menghambat timbunan plak.

2. Membakar kalori

Memang aktivitas ciuman tidak sebanding dengan upaya Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, berciuman bisa membakar sekitar satu sampai enam kalori dalam semenit. Selain itu, ciuman juga akan melatih otot-otot wajah. Efeknya, wajah terlihat lebih segar dan menyamarkan kerutan.

3. Meningkatkan imunitas

Tak bisa dimungkiri bahwa saat berciuman juga terjadi pertukaran bakteri. Ada satu jenis bakteri spesifik yang disebut berbahaya untuk ibu hamil. Namun, para ahli percaya bahwa berciuman adalah salah satu cara untuk mengenalkan virus dalam dosis kecil sehingga bisa memicu kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi. Tetapi, tetap saja jika pasangan Anda sedang sakit, sebaiknya tunda dulu keinginan untuk berciuman karena kuman di kerongkongan mudah menular.

4. Mengurangi stres

Setelah berciuman dengan orang terkasih, perasaan rileks dan nyaman akan mendominasi. Ini terjadi karena peningkatan hormon oksitosin dan penurunan hormon kortisol, si hormon stres.

5. Mengurangi gejala alergi

Sebuah studi skala kecil di Jepang menunjukkan, pasangan yang berciuman selama 30 menit memiliki level IgE, yaitu protein pemicu gejala alergi, lebih rendah.


Sumber :
huffingtonpost

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui