Jumat, 31 Juli 2015

Health

Infeksi HIV dan Risiko Impoten

Sabtu, 14 Juli 2012 | 13:44 WIB

KOMPAS.com - Pria dengan infeksi HIV lebih mungkin mengalami masalah disfungsi ereksi (DE), tanpa memandang usia dan indeks massa tubuh (BMI). Demikian hasil temuan terbaru para ahli yang dipublikasikan pada edisi Juli 2012 dalam Journal of Sexual Medicine.

Dalam pengamatannya, Stefano Zona, MD, dari University of Modena and Reggio Emilia di Italia, serta rekan membandingkan prevalensi DE pada pria usia muda sampai setengah baya yang terinfeksi HIV (444 orang) dan tidak terinfeksi HIV (71 orang). Gangguan disfungsi ereksi diukur menggunakan kuesioner yang disebut International Index of Erectile Function.

Setiap partisipan diambil sampel serum testosteron; karakteristik demografi; usia, berat badan, tinggi badan, dan BMI. Para peneliti menemukan bahwa, dibandingkan dengan peserta yang tidak terinfeksi HIV, pria yang terinfeksi HIV dari semua dekade usia memiliki prevalensi lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi ringan, sedang, dan berat.

Peneliti berpendapat bahwa infeksi HIV berkorelasi secara signifikan dengan disfungsi ereksi dalam analisis univariat (dengan rasio, 34,19) dan merupakan prediktor terkuat disfungsi ereksi dalam analisis multivariat (peluang rasio, 42,26), setelah disesuaikan terkait usia dan BMI.

"Studi ini menunjukkan prevalensi DE meningkat pada orang yang terinfeksi HIV dan menunjukkan bahwa kondisi ini adalah intrinsik dalam presentasi klinis infeksi HIV," kata peneliti.

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Lusia Kus Anna
Sumber: