Kamis, 24 April 2014 04:28

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL

Bulan Kelahiran Pengaruhi Usia Harapan Hidup

Penulis : Bramirus Mikail | Senin, 16 Juli 2012 | 10:04 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Venturebeat
Kathleen Connel, nenek berusia 100 tahun di Skotlandia yang bermain game Nintendo untuk mencegah pikun

KOMPAS.com - Panjang pendeknya usia memang sudah digariskan Yang Kuasa, tetapi ada juga pendapat yang mengatakan bahwa bulan kelahiran mungkin ikut berpengaruh. Orang-orang yang lahir di musim gugur atau sekitar bulan September sampai November pada umumnya lebih panjang umur.

Diungkapkan oleh Leonid A. Gavrilov, Ph.D., dan Natalia S. Gavrilova, Ph.D., dari University of Chicago, dalam Journal of Aging Research, orang yang bisa mencapai usia 100 tahun kebanyakan lahir pada bulan September sampai November. Penelitian mereka dilakukan pada 1.574 centenarian (orang yang berusia diatas 100 tahun) yang lahir di Amerika Serikat antara tahun 1880 dan 1895.

Peneliti juga membandingkan data antara peserta yang berusia lebih dari 100 tahun dengan individu yang usia hidupnya lebih pendek (10.855 orang) dan 1.083 pasangan yang tidak teramati bersama, sejak masa kanak-kanak atau dewasa serta latar belakang genetik yang umum.

Para peneliti menemukan hubungan yang signifikan antara bulan kelahiran dan umur panjang, terutama pada mereka yang lahir sebelum tahun 1899. Individu yang lahir pada bulan September sampai November lebih mungkin untuk menjadi centenarians (hidup 100 tahun) dibandingkan dengan individu yang lahir pada bulan Maret.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa bulan kelahiran memiliki efek pada umur panjang yang dapat bertahan setelah mengendalikan lingkungan di masa kecil bersama. Hasil studi ini juga menunjukkan bahwa kondisi lingkungan mungkin memiliki efek jangka panjang pada penuaan manusia dan umur panjang," jelasnya.

 


Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui