Selasa, 22 Juli 2014 22:28

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL

Rela Operasi Plastik demi Foto Profil Menarik

Penulis : Lusia Kus Anna | Kamis, 19 Juli 2012 | 15:16 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Kompas.com - Penampilan menarik menjadi salah satu kunci kesuksesan seseorang dalam pergaulan. Tak terkecuali di dunia maya. Foto profil yang unik dan menarik ikut menentukan eksis tidaknya mereka di media sosial. Tak heran jika banyak yang rela melakukan operasi plastik demi sebuah foto profil.

Inilah fenomena gaya hidup online. Dengan pengguna media sosial mencapai 400 juta orang di seluruh dunia, kesempatan untuk bertemu dan terhubungan dengan orang lain menjadi sangat besar. Bukan hanya memperluas pergaulan, tapi juga kesempatan kerja.

Untuk mendapatkan kesan yang baik, tentu saja foto profil harus menunjang.

"Pada dasarnya perhatian utama di media sosial adalah foto. Setiap orang ingin melihat bagaimana penampilan teman sekolah mereka dulu atau mantan pacar. Dan pastinya tidak ada orang yang ingin terlihat jelek," kata Dr.Matthew Schulman, ahli bedah plastik di New York.

Keinginan untuk tampil menarik tersebut bisa mendorong orang untuk melakukan banyak cara, semisal melakukan operasi plastik. "Saya melihat adanya peningkatan minat operasi plastik, terutama karena mereka ingin terlihat menarik di dunia online," kata Schulman.

Dalam survei yang dilakukan the American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery diketahui bahwa ketika seseorang memutuskan untuk operasi plastik mereka mencari informasi secara online.

Menurut survei tersebut, 42 persen orang meminta nasihat dan pendapat seputar prosedur bedah plastik yang tepat dari orang lain di jejaring sosial.

Padahal, ada banyak cara untuk terlihat fotogenik saat di foto. Misalnya dengan mempelajari angle andalan saat di foto, menonjolkan kelebihan dan menyamarkan kekurangan saat merias wajah, atau menghindari difoto dengan pakaian yang membuat Anda terlihat gemuk atau pendek.

 


Sumber :

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui