Minggu, 24 Agustus 2014 01:15

LIFESTYLE / FITNES - ARTIKEL

Yoga Pulihkan Keseimbangan Pasien Stroke

Penulis : Lusia Kus Anna | Senin, 30 Juli 2012 | 15:54 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Kompas.com - Kerusakan pada otak akibat stroke akan menyebabkan penderitanya mengalami cacat fisik atau mental, karenanya rehabilitas pasca serangan stroke sangat diperlukan. Melakukan yoga termasuk dalam terapi lanjutan yang disarankan pasca sembuh dari stroke.

Menurut penelitian, berlatih yoga secara rutin bahkan meski serangan stroke sudah lama terjadi tetap memberikan manfaat positif, salah satunya mengembalikan keseimbangan.

"Ini menarik karena orang bisa memulihkan keseimbangan mereka bertahun-tahun setelah stroke. Mereka bisa mengubah otak dan juga tubuh sehingga tidak terperangkap dalam kondisi pasca stroke," kata Arlene Schmid, peneliti di bidang rehabilitas medik.

Dalam penelitiannya, Schmid dan timnya merekrut 47 pasien stroke yang terkena stroke enam bulan sebelumnya. 75 persen dari mereka adalah veteran perang, termasuk perang dunia II. Para partisipan studi dibagi dalam dua kelompok. Sekitar 10 orang tidak diberikan terapi dan 37 orang sisanya dilatih gerakan yoga oleh terapis yoga.

Pada awalnya, para veteran itu menolak melakukan yoga karena stereotip olahraga itu hanya untuk kaum wanita. Namun setelah beberapa kali melakukan yoga mereka mulai merasakan manfaatnya.

Selama delapan minggu penelitian, mereka terus berlatih gerakan-gerakan yoga. Di akhir sesi, kelompok dari grup yoga menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam keseimbangan.

Latihan yoga juga menaikkan kepercayaan diri para veteran itu dan mengurangi perasaan takut jatuh. Sebelumnya, sepertiga responden pernah mengalami jatuh sampai patah tulang.

Selain yoga, olahraga seperit pilates dan tai chi juga diketahui membantu menyesuaikan kembali otak dan tubuh pasca stroke.

 


Sumber :

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui