Selasa, 29 Juli 2014 17:43

LIFESTYLE / SEKS - ARTIKEL

Lima Alasan Mengapa Seks Menyehatkan

Penulis : Natalia Ririh | Selasa, 28 Agustus 2012 | 09:30 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com - Aktivitas seks dengan pasangan bukan hanya bentuk keintiman dengan pasangan. Seks dari sisi kesehatan itu menyehatkan. Berhubungan seks secara teratur dapat membuat orang menjadi lebih sehat dan bahagia.

Seks membuat wanita bahagia


Para peneliti dari State University of New York dan University of Liverpool menemukan, kandungan pada air mani mampu mengubah "mood". Penelitian menunjukkan, wanita yang aktif secara seksual serta jarang menggunakan kondom lebih sedikit mengalami depresi, dibandingkan wanita yang "selalu" atau "biasanya" memakai alat pelindung kondom.

Seks mencegah terkena flu

Para Ilmuwan di Wilkes University di Wilkes Barre, Pennsylvania menemukan mereka yang melakukan hubungan satu sampai dua kali seminggu memiliki kadar imunoglobulin A atau lgA. Antibodi ini akan melindungi diri dari infeksi dan cuaca dingin penyebab flu.

Seks mengurangi resiko kanker prostat

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, semakin sering seorang pria berejakulasi dalam sebulan, maka semakin kecil resikonnya didiagnosa kanker prostat.

Seks membantu mengurangi kelebihan berat badan

Aktivitas seks menghasilkan hormon yang baik seperti endorfin dan oksitosin. Ketika berhubungan seks, otak akan merasa puas dan berhenti mengirimkan sinyal untuk makan. Menurut Harvard Medical School, aktivitas seks ringan sampai sedang seperti orang melakukan olahraga yang mampu membakar lemak. Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Cardiology menyebutkan, seks bisa membakar 85 - 250 kalori.

Seks mengurangi tingkat kematian


Penelitian dari Harvard Medical School menemukan, pria yang melakukan orgasme tiga kali atau lebih dalam seminggu dilaporkan memiliki kesempatan 50 persen lebih rendah dari bahaya kematian.

 


Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui