Kamis, 23 Oktober 2014 04:40
Caring by Sharing | Kompas.com

LIFESTYLE / FOOD - ARTIKEL

Benarkah Jeruk "Grapefruit" Bikin Langsing?

Penulis : Natalia Ririh | Minggu, 9 September 2012 | 16:06 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com Banyak orang mengonsumsi jeruk grapefruit saat sarapan makan siang, dan makan malam. Mereka beralasan, buah ini dapat membantu program diet. Namun, benarkah buah ini benar-benar membuat Anda jadi langsing?

Sebuah penelitian menunjukkan, jeruk grapefruit adalah salah satu makanan yang mampu membantu program penurunan berat badan. Menurut kajian data dari tahun 2003-2008, rata-rata wanita yang mengonsumsi sejumlah porsi tertentu jeruk grapefruit atau jus jeruk grapefruit mengalami penurunan berat sampai 4,5 kilogram, dan indeks massa tubuh atau BMI lebih rendah 6 persen dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi jeruk grapefruit.

Para peneliti masih belum yakin apa yang membuat pencinta grapefruit lebih ramping. Namun, menurut salah seorang peneliti dari Universitas Florida, Gail Rampersaud, alasan sederhananya adalah konsumsi buah dan sayuran dengan kandungan air tinggi seperti grapefruit akan membantu merasa kenyang sehingga membantu Anda mendapatkan sedikit kalori. Buah ini juga salah satu sumber vitamin C, kaya potasium, dan magnesium.

Meski demikian, Rampersaud mengatakan tidak ada bukti yang mengungkap bahwa setiap bahan makanan bekerja secara "magis" untuk membakar lemak. Sebagai anjuran mendukung diet, maka konsumsi grapefruit dalam bagian menu keseharian Andda sangat disarankan.

Bagaimana jika Anda bukan pencinta jeruk grapefruit? Jangan telanjur khawatir. Seperti diungkapkan Christine Gerbstadt,  juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, menurut hasil penelitian lainnya, mengonsumsi makanan alami yang kaya kandungan air, seperti timun dan semangka, juga akan memberi hasil yang sama seperti grapefruit dalam membantu keberhasilan program diet.


Sumber :
Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui