Rabu, 22 Oktober 2014 13:22
Caring by Sharing | Kompas.com

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Efek Menahan Ejakulasi

Jumat, 14 September 2012 | 10:40 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

TANYA :

Prof, saya mau bertanya . Apakah baik jika sperma ditahan agar tidak jadi keluar, misalnya  saat hendak mencapai klimaks dimana sperma semestinya keluar tapi ditahan supaya tidak keluar? Itulah yang saya alami Prof.. Saya tidur dan bermimpi porno, dimana efeknya akan mimpi basah, ketika sperma nya mw keluar, saya bangun dan berusaha supaya sperma tersebut tidak jadi keluar.  Padahal seharusnya memang harus keluar karena sudah mencapai klimaksnya..Apakah hal tersebut baik atau berakibat fatal Prof..? Terimakasih Prof atas jawabannya.

(Roni, 28, Medan)


JAWAB :

Ejakulasi atau keluarnya sperma terjadi bersamaan dengan orgasme. Tetapi ejakulasi dan orgasme adalah dua peristiwa yang berbeda, bukan satu peristiwa. Kalau ketika merasakan orgasme, Anda menahan agar ejakulasi tidak terjadi, itu bukan masalah. Tidak ada akibat buruk apapun yang akan terjadi karena menahan terjadinya ejakulasi.

Tetapi juga tidak ada gunanya menahan agar tidak terjadi ejakulasi. Jadi tidak ada manfaat apapun dengan menahan agar tidak terjadi ejakulasi. Namun cara mengontrol ejakulasi merupakan salah satu cara untuk mengatasi ejakulasi dini.

 


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui