Selasa, 2 September 2014 06:26

LIFESTYLE / SEKS - ARTIKEL

Yang Diperlukan Wanita Bukan Viagra, Melainkan...

Penulis : Natalia Ririh | Rabu, 19 September 2012 | 09:08 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com - Wanita yang memiliki problem seksual seperti libido rendah tidak membutuhkan viagra untuk membangkitkan gairahnya. Daripada menggunakan viagra, para wanita dengan problem seksual ini hanya butuh didengarkan.

Demikian kesimpulan sebuah studi yang melibatkan 200 wanita dengan disfungsi seksual usia 35 sampai 55 tahun. Responden ini memiliki keluhan libido yang rendah sehingga sulit meningkatkan gairah mereka.

Peneliti utama Dr.Andrea Bradford dan timnya di Baylor College of Medicine di Houston meneliti efektivitas obat impotensi Cialis pada wanita dengan disfungsi seksual. Lima puluh wanita yang menjadi responden ini lebih memilih meminum plasebo atau pil kosong berisi gula ketimbang Cialis.

Setelah minum pil, para responden penelitian setuju menyampaikan aktivitas seksual mereka selama 12 minggu. Mereka juga terbuka dengan dokter perihal masalah seksual yang tengah dialami.  

Yang menarik setelah pengujian berakhir, 35 persen wanita yang minum pil plasebo mengaku lebih merasakan kepuasan dalam kehidupan seks mereka. Para ahli percaya, rasa puas ini setelah responden menceritakan kondisi mereka.

"Semua wanita dalam penelitian ini memiliki kesempatan berbicara dengan seorang profesional di bidang kesehatan. Yang paling penting adalah mereka mau mendengarkan responden dengan serius," ujarnya.

"Dalam upaya menemukan solusi medis untuk masalah seksual pada wanita, kita mungkin kerap mengabaikan hal yang paling mendasar," imbuhnya.

Penemuan penelitian ini telah dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine. Pada awal tahun ini, para ahli kesehatan berhasil menemukan obat untuk disfungsi seksual pada wanita bernama Flibanserin. Obat yang dijuluki sebagai viagra wanita ini memiliki hasil positif dalam rangkaian uji coba. Wanita yang minum obat ini dilaporkan kembali mengalami kepuasan seksual lebih. Namun, obat ini telah ditolak oleh Lembaga Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat.


Sumber :
Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui