Rabu, 23 Juli 2014 16:36
GIZI & PRESTASI
HOME | GIZI BUNDA

6 Persiapan Nutrisi Sebelum Hamil

Senin, 15 Oktober 2012 | 17:26 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
SHUTTERSTOCK
Pola makan sehat dengan prinsip 3J wajib dijalankan perempuan sebelum menikah, saat menikah, terutama ketika merencanakan kehamilan.
TERKAIT:

KOMPAS.com - Kehamilan adalah suatu masa yang sangat dinantikan oleh seorang perempuan.  Perlu persiapan yang matang sejak jauh-jauh hari, agar proses kehamilan ini berjalan dengan lancar dan berakhir dengan persalinan normal disusul hadirnya seorang buah hati yang sehat dan yang Anda nanti-nantikan.

Dua hal yang sangat perlu Anda perhatikan sebelum merencanakan kehamilan adalah faktor nutrisi dan kebugaran. Banyak orang menganggap bahwa pemenuhan nutrisi yang baik diawali sejak perempuan diketahui dalam kondisi hamil. Padahal, pemahaman tersebut keliru dan harus diubah. Pemenuhan nutrisi sebaiknya dipersiapkan oleh seorang perempuan sebelum memasuki masa kehamilan.

Berikut ini adalah beberapa hal penting terkait nutrisi dan kebugaran yang perlu dipersiapkan seorang perempuan di masa-masa persiapan menuju proses kehamilan :

1. Penuhi kebutuhan asam folat.

Langkah untuk mendapatkan bayi yang sehat sebenarnya dapat Anda mulai bahkan sejak satu bulan sebelum Anda mencoba untuk mendapatkan kehamilan. Bagaimana caranya? Mulailah memenuhi kebutuhan asam folat dengan mengonsumsi sekitar 400 mikrogram asam folat setiap hari.  Jumlah ini dapat Anda peroleh melalui multivitamin atau Anda juga dapat memerolehnya secara alami dari beragam jenis makanan. Sumber terbaik asam folat di antaranya sayuran berdaun hijau, kuning telur, sitrus, dan kacang-kacangan. Konsumsi asam folat yang cukup merupakan kunci perkembangan dan metabolisme sel pada awal terjadinya pembuahan.  Asam folat juga penting artinya untuk membantu seorang ibu hamil dari risiko buruk saat proses persalinan dan mencegah bayi dari risiko kecacatan dan beragam penyakit membahayakan lainya.

2. Perbaiki pola makan agar lebih seimbang

Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan oleh seorang perempuan yang ingin hamil adalah dengan mulai membenahi kebiasaan diet atau pola makan menjadi lebih sehat. Tinggalkan kebiasaan mengonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat seperti junkfood atau camilan yang berlemak dan berkalori tinggi.  Dalam mempersiapkan kehamilan, perempuan butuh lebih membutuhkan banyak protein, zat besi dan asam folat. Oleh karena itu,  mulailah untuk menyetok buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran berwarna, gandum  dan produk susu rendah lemak. Tinggalkan kebiasaan mengudap keripik, makanan yang dipanggang, soda, dan makanan lainnya yang tidak bergizi.

3. Batasi kafein

Bila Anda adalah perempuan yang gemar meminum kopi atau teh, ini adalah saatnya untuk segera membatasi. Sejumlah pakar kesehatan merekomendasikan, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 miligram kafein bila Anda ingin segera mendapatkan kehamilan.  Jumlah asupan ini pun berlaku  selama masa proses kehamilan.  Angka 200 mg kira-kira setara dengan 350 ml kopi  atau 8 cangkir teh  (950 ml). Anda dapat memilih susu atau minuman sari buah untuk menggantikan kopi atau teh.

4. Jauhi alkohol

Banyak yang setuju kalau kebiasaan menenggak alkohol berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, hindarilah alkohol jauh sebelum Anda berencana hamil. Penelitian juga menyebutkan, kebiasaan menenggak alkohol bisa mempersulit perempuan untuk mendapatkan kehamilan.

Konsumsi alkohol selama masa kehamilan bahkan sangat berbahaya, karena dapat menimbulkan risiko kecacatan dan gangguan berpikir pada bayi yang dilahirkan. Bagaimana jika Anda terlanjur minum sebelum Anda menyadari Anda hamil? Sedikit alkohol mungkin saja belum akan terlalu membahayakan, tetapi sebaiknya tinggalkan kebiasaan ini.

5. Stop merokok

Jika Anda merokok, ini adalah saatnya untuk berhenti secara total. Merokok tentu saja tidak disarankan karena akan mempersulit peluang Anda untuk hamil. Merokok selama kehamilan bisa memicu risiko kelahiran prematur, berat badan bayi rendah dan bahkan keguguran. Merokok juga akan membuat bayi Anda mengalami risik kematian mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS). Bila suami Anda merokok, mintalah untuk berhenti. Pasalnya menjadi perokok pasif sama bahayanya.

6. Jaga berat badan ideal

Bila tubuh Anda kelewat kurus, kondisi ini justru akan mempersulit peluang untuk hamil. Akan tetapi, tubuh yang terlalu gemuk  juga akan menempatkan Anda pada risiko beragam penyakit seperti diabetes dan hipertensi, dan hal ini akan membuat persalinan akan menjadi lebih sulit.  Oleh sebab itu, jagalah berat ideal Anda. Untuk mencapai dan melihara berat yang ideal, Anda harus rajin berolahraga. Mulailah membiasakan hidup lebih sehat menjelang proses kehamilan.


Sumber :
Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui

YOUR BODY

Loading...

VIDEO