Jumat, 24 Oktober 2014 00:11
Caring by Sharing | Kompas.com

Pengumuman Pemenang Tender Kontraktor MRT Diundur

Penulis : Kurnia Sari Aziza | Sabtu, 20 Oktober 2012 | 19:02 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS/LASTI KURNIA
Maket MRT (mass rapid transportation) yang rencananya akan dibangun di Jakarta dipamerkan di pameran sosialisasi MRT di Pusat Perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (27/9/2012). Sosialisai proyek MRT dilakukan di tujuh pusat perbelanjaan di Jakarta hingga akhir bulan ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini, pemenang tender kontraktor sipil pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) masih belum dapat diumumkan. Sebelumnya, pengumuman itu sedianya diumumkan pada Kamis (11/10/2012), akan tetapi terpaksa diundur sampai waktu yang belum ditentukan.

PT MRT Jakarta belum menerima persetujuan dari Japan International Cooperation Agency (JICA), sehingga usulan calon pemenang tender kontraktor sipil belum dapat diberikan.

"Kami belum menerima persetujuan dari JICA, sampai kemarin," kata Kepala Biro Humas PT MRT Jakarta, Manpalagupta Sitorus, Jumat (19/10/2012) kemarin.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Gupta itu mengatakan, saat ini, Pihak MRT Jakarta masih menunggu arahan dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memberikan presentasi terkait proyek dan progress MRT Jakarta.

Terutama presentasi kepada Gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo. Pasalnya, Jokowi meminta pihak MRT untuk memberikan presentasinya kepada Jokowi sebelum ia menyetujui untuk melanjutkan megaproyek itu atau tidak.

Selanjutnya, PT MRT Jakarta yakin Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, akan mengambil kebijakan yang benar terkait pembangunan MRT ini. Pasalnya, pembangunan MRT Jakarta ini, dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta untuk dapat mengurangi kemacetan.

"Dengan berpindahnya pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum massal ini, Saya percaya Pak Gubernur akan mengambil kebijakan yang bermanfaat bagi kota dan warga Jakarta," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa dirinya akan tetap melanjutkan megaproyek MRT itu. Namun, ia harus mendapatkan presentasi terlebih dahulu dari pihak PT MRT Jakarta.

Apabila proyek MRT ditunda, maka Pemerintah Provinsi DKI akan didenda sebesar Rp 800 juta setiap harinya. Pembangunan MRT terdiri dari enam paket, yakni tiga paket layang atau elevated dan tiga paket underground.

Dari keenam paket tersebut, yang sudah matang dan siap ke proses selanjutnya adalah pengerjaan paket underground. Sebelumnya juga sudah diumumkan bahwa ada tiga nominator yang diprediksi akan memenangkan tender ini, yakni nominator pertama mengerjakan dua paket, yaitu Shimitzu sebagai pimpinannya dengan anggota Obayashi, Wijaya Karya, dan Jaya Konstruksi.

Adapun untuk paket ketiga, nominatornya adalah konsorsium Sumitomo Mitsui Contrantion Company (SMCC) bersama Hutama Karya Joint Operation. Pengumuman pemenang tender akan dilakukan pada medio September-Oktober 2012.


Editor :
Tri Wahono

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui