Sabtu, 25 Oktober 2014 09:45
Caring by Sharing | Kompas.com

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Suami Biseksual, Menurunkah pada Anak?

Senin, 3 Desember 2012 | 06:19 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
shutterstock

TANYA :

Dok, saya sudah menikah selama 4 tahun. Namun baru 2 minggu terakhir ini saya mengetahui bahwa suami saya adalah seorang biseksual dan dia pun mengakuinya. Ia pernah melakukannya dengan sesama jenis walaupun sudah menikah dengan saya. Yang ingin saya tanyakan, apakah penyakit tersebut dapat menular kepada keturunannya "anak" ? Apakah yang harus saya lakukan untuk bisa melayani suami saya lagi, karena setelah saya tahu semuanya itu, saya belum bisa melayaninya karena saya suka merasa jijik bila teringat hal tersebut. Apakah ia akan menularkan sebuah penyakit kepada saya apabila ia melakukan seks seperti itu? Yang terakhir, apa yang harus saya lakukan supaya ia bisa berubah atau menghilangkan sifat biseksualnya tersebut. Saya mohon jawabannya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak.

(Lilis J, 30, Sukabumi)


JAWAB :

Memang patut disayangkan kalau Anda baru mengetahui suami seorang biseksual setelah menikah. Tetapi tentu bukan berarti Anda tidak harus menyelesaikan masalah ini. Seorang pria yang biseksual berarti tertarik dan terangsang kepada sesama pria dan juga kepada perempuan. Karena itu, selain melakukan hubungan seksual dengan istrinya, dia juga tetap ingin melakukan hubungan seksual dengan pria.

Kalau Anda merasa jijik melakukan hubungan seksual dengan suami yang biseksual, saya dapat memahami. Andaikata Anda kemudian sampai merasa tidak bergairah lagi terhadap suami, itu juga mudah dimengerti.

Tetapi bukan berarti suami pasti menularkan penyakit kepada Anda. Kemungkinan itu terjadi kalau suami mengalami salah satu penyakit menular seksual yang dia dapat dari pasangan seksual selain Anda. Kalau pasangan seksual selain Anda sehat, maka suami juga tidak akan mengalami penyakit menular seksual. Masalahnya, apakah suami dapat menjamin bahwa pasangan seksualnya selain Anda, pasti sehat.

Perilaku biseksual tidak akan langsung menular kepada anak. Tetapi kalau anak melihat bahwa orang tuanya biseksual, bukan tidak mungkin dia belajar dari contoh itu. Untuk mengubah agar suami tidak biseksual lagi, tentu bukan hal yang mudah, karena sangat tergantung kepada penyebabnya.

 


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui