Rabu, 24 September 2014 03:23

BLOG EXPERTS KOMPASIANA / ARTIKEL

Bidan Romana Tari


Bidan Romana Tari hadir menjadi sahabat bagi perempuan dan keluarga, saling memperkaya informasi kaum perempuan di bidang kesehatan dan pengalaman sehari-hari dalam hidup.

Cara Tepat Bergerak untuk Ibu Hamil

Penulis : Bidan Romana Tari | Rabu, 5 Desember 2012 | 15:58 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com -  Bagi ibu hamil, terutama setelah memasuki trimester ketiga, adakalanya mengungkapkan keluhan seputar pinggang, punggung, panggul dan semua persendian tubuh. Keluhan tersebut erat kaitannya dengan perubahan fisik ibu hamil terutama pembesaran perut. Oleh sebab itu, setiap ibu hamil hendaknya memahami bahwa pada saat kehamilan mereka akan mengalami beberapa perubahan fisik dan  tidak perlu cemas berlebihan.

Meskipun tampaknya  sebagian dari para ibu hamil mengeluh, tetapi saya yakin mereka begitu menikmati masa kehamilan dengan hati bahagia. Ada beberapa cara melakukan beberapa gerakan yang tepat bagi ibu yang sedang hamil. Kendati tampak hal sepele dan kurang menjadi perhatian ibu hamil, namun hal ini bisa berpotensi memperberat keluhan nyeri.  Beberapa koreksi untuk gerakan sehari-hari ini  ternyata sangat membantu meringankan keluhan para ibu hamil.

Berikut ini gerakan tubuh yang kadang kurang mendapat perhatian  dan perlu kita ingatkan  bersama untuk memperbaiki.

1. Bangun dari posisi tidur ke posisi duduk.

Ibu  hamil saat bangun hendaknya tidak langsung bangkit dengan badan  tetap telentang dengan kedua tangan bertumpu  di sisi tubuh. Cara ini memang paling cepat dan praktis tetapi akan menimbulkan  gangguan pada syaraf punggung juga  kram pada perut pada ibu hamil.

13544357271334344743 1354435543725572817

Posisi yang benar : Miringkan tubuh perlahan, lalu salah satu tangan bagian sisi arah  kita miring menyangga tubuh bagian atas  sejajar bahu dan satu tangan lain diletakkan di sisi depan dada. Kemudian dengan gerakan menggeser tangan perlahan lahan dan bangkit  dari posisi tidur  ibu hamil  lalu mengubah ke posisi duduk. Setelah posisi  duduk nyaman , ayunkan kedua kaki dan pastikan badan sudah siap betul untuk bangun. Menarik nafas panjang untuk relaksasi.

2. Mengambil benda  di lantai.

Ibu hamil bila hendak mengambil barang yang posisinya ada di tempat lebih rendah dari tubuh seringkali mengalami kesulitan untuk membungkuk, bahkan  beresiko  kehilangan   keseimbangan  dan bisa cedera jatuh. Cara langsung  dengan membungkuk  untuk mengambil benda di

lantai memang praktis tetapi tidak disarankan bagi ibu hamil. 13546258082083729312

Bila hendak mengambil benda atau  sesuatu di lantai sebaiknya ibu hamil mengambil posisi : Postur posisi  tulang punggung usahakan  tetap tegak lurus lalu perlahan berlutut dengan menekuk salah satu kaki, Lebih baik lagi  bila ada pegangan lebih aman bila sambil berpegangan pada tempat yang kokoh.

13546259951947938658

Setelah berlutut dan menekuk salah satu kaki, ibu hamil menundukkan punggung sedikit ke arah depan pertahankan keseimbangan dan silahkan mengambil benda tersebut. Lalu cara berdiri bisa dilakukan dengan salah satu tangan bertumpu memegang ujung lemari atau meja yang kokoh, kemudian secara perlahan kembali ke posisi berdiri dengan punggung tetap tegak lurus.

4. Posisi relaksasi mengurangi nyeri pada perut, pinggang dan punggung.


Menjelang  persalinan, Ibu hamil mengalami kontraksi atau his,  yakni rasa nyeri pada  perut menjalar sampai ke arah pinggang.  Kadang keluhan nyeri juga dirasakan  pada tulang punggung hingga selangkangan. Untuk mengurangi keluhan nyeri, ibu hamil bisa melakukan gerakan ini. Berdiri mendekati dinding yang kokoh, lalu kedua tangan direntangkan, telapak tangan bertumpu pada dinding. Kedua kaki  diposisikan  terbuka untuk menjaga keseimbangan.

1354626111840981972

Lalu pada saat rasa nyeri datang, menarik nafas panjang dan dekatkan dada ke arah dinding sambil pusatkan konsentrasi tenaga ibu hamil melakukan tumpuan tangan pada dinding seolah mendorong. Kemudian hembuskan nafas perlahan sambil menjauhkan dada dari dinding. Sambil gerakan ini dilakukan suami bisa mendampingi mengusap daerah  punggung dan pinggang ibu hamil.

Tak kalah penting  bagi ibu hamil adalah   mengikuti senam hamil atau minimal senam sendiri yang ringan atau jalan pagi bila tidak ada kontra indikasi. Menghirup udara segar, dan  mengkonsumsi makanan yang bergisi agar tubuh  ibu hamil siap menghadapi proses persalinan. Siapkan kebugaran dan kesehatan fisik serta mental untuk persiapan persalinan.

Semoga bermanfaat.

Salam hangat

Bidan Romana Tari

Foto dokumen pribadi, diperagakan oleh : Marlina Sihombing dan Bidan Marina Simangunsong.


Sumber :
Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui