Senin, 22 Desember 2014 16:10

BLOG EXPERTS KOMPASIANA / ARTIKEL

Bidan Romana Tari


Bidan Romana Tari hadir menjadi sahabat bagi perempuan dan keluarga, saling memperkaya informasi kaum perempuan di bidang kesehatan dan pengalaman sehari-hari dalam hidup.

Bayi Letak Sungsang, Ibu Tetap Tenang

Penulis : Bidan Romana Tari | Kamis, 13 Desember 2012 | 13:39 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

KOMPAS.com  - Kali ini kita sedikit bercerita tentang posisi bayi dalam rahim ibu. Saat dalam kandungan menjelang usia kehamilan mendekati cukup bulan, diharapkan bayi menempati posisi yang benar yakni letak kepala berada di bagian terbawah dari panggul ibu. Namun demikian tak jarang ada pula beberapa bayi yang mengambil posisi lain, misalnya sungsang dan melintang. Kali ini yang akan kita bicarakan adalah bila bayi letak sungsang.

Apa sih letak sungsang itu ?

Letak sungsang adalah kehamilan dengan janin yang membujur dalam rahim dengan bokong pada bagian bawah.

Apa penyebab posisi bayi  menjadi sungsang?

Banyak faktor penyebabnya antara lain : Kelainan bentuk rahim, ibu ada tumor panggul, tumor rahim, Kehamilan kembar, faktor letak plasenta (ari-ari),Gerakan janin yang bebas : misalnya hamil dengan air ketuban yang berlebihan, janin kecil tidak sesuai dengan usia kehamilan, prematur, ibu yang sudah sering hamil, cacat  bawaan pada bayi misal ; kepala janin besar terisi cairan atau ada pula karena tulang tengkorak kepala bayi tidak terbentuk sempurna.

Bagaimana kita tahu bayi posisi letak sungsang ?

Pemeriksaan dengan cara manual perabaan dinding perut, dan dengan alat USG, pada saat pemeriksaan USG ini sekaligus untuk mengkonfimasi letak janin apabila pemeriksaan fisik tidak jelas, sekaligus dapat mengetahui bila ada cacat bawaan atau kelainan pada ari - ari.

Bisa tidak letak sungsang lahir normal tanpa operasi ?

Pada bayi letak sungsang bisa lahir normal dengan catatan bayi tidak terlalu besar untuk dapat melewati panggul ibu, tidak terdapat kelainan pada jalan lahir seperti tumor dan sebagainya, plasenta dalam keadaan dan posisi yang baik, serta tahapan pembukaan  jalan lahir berlangsung lancar. Bila semua hal tadi memenuhi syarat maka bisa dilahirkan normal. Namun ada pertimbangan kebijakan lain, terutama kehamilan pertama dengan letak sungsang. Hal ini mengingat resiko persalinan sungsang cukup besar.

Dimana sebaiknya pertolongan persalinan dilakukan?

Bayi dengan posisi letak sungsang terlebih anak pertama sebaiknya ditolong oleh tenaga kesehatan baik bidan maupun dokter, terutama pada anak pertama. Kehamilan dengan letak sungsang sangat beresiko, oleh karena itu bidan juga akan merujuk ke rumah sakit bila memang diperlukan.

Apa yang dapat dilakukan ibu bila hamil dengan letak sungsang?

Ibu boleh mengupayakan senam dengan posisi seperti bersujud. Mengubah posisi dengan senam akan lebih berarti sebelum usia kehamilan 34 minggu. Tetapi tidak dianjurkan untuk dibawa ke dukun pijat dan diputar posisinya. Hal ini sangat berbahaya. Tali pusat bayi bisa terpluntir,  bila terdapat kelainan misalnya plasenta previa bisa terjadi perdarahan dalam rahim. Upaya memperbaiki posisi bayi letak sungsang hanya boleh dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih bidan dan dokter. Namun mengingat resikonya, maka cara demikian harus dilakukan dengan tanpa paksaan dan sangat hati-hati.

Jika sudah berusaha dengan senam untuk mengembalikan posisi letak sungsang tidak berhasil, apa yang harus diperbuat?

Jangan cemas, ibu hamil dengan bayi letak sungsang tetap harus tenang. Meskipun posisi sungsang tetap bisa lahir normal bila memenuhi  syarat , antara lain berat badan bayi tidak terlalu besar untuk dapat dilahirkan normal, kondisi jalan lahir ibu baik, tidak ada tumor maupun panggul sempit. Bidan dan dokter tetap bisa menolong persalinan sungsang  bila memenuhi kriteria.

Mengingat persalinan sungsang  termasuk berisiko untuk keselamatan bayi, maka kehamilan pertama dengan letak sungsang sedapat mungkin dilahirkan di rumah sakit atau sarana kesehatan yang memenuhi syarat.

Semoga bermanfaat

Salam hangat

 






Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui