Kamis, 18 September 2014 10:38

Geopark Toba Dipusatkan di Sigulatti

Rabu, 19 Desember 2012 | 19:17 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F.
Pengunjung sedang melihat panorama Danau Toba dan Pulau Samosir dari ata Menara Pandang Tele, Sumatera Utara.

PANGURURAN, KOMPAS.com - Lokasi Geopark (taman bumi) Danau Toba yang akan dikelola menjadi obyek wisata andalan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, dipusatkan di Desa Sigulatti, Kecamatan Sianjur Mulamula.

"Lokasi taman bumi yang akan dijadikan sebagai ikon pariwisata Samosir itu telah diteliti oleh sejumlah ahli geologi, dan akan menjadi unggulan daerah tujuan wisata minat khusus yakni perpaduan potensi alam dan kekayaan budaya," kata Bupati Samosir, Mangindar Simbolon di Pangururan, Rabu (19/12/2012).

Dikatakannya, potensi etalase Danau Toba sebagai danau vulkanik terluas di Asia Tenggara itu akan menjadi obyek yang menarik karena keindahan alamnya dilengkapi kekayaan adat budaya serta dianggap sebagai asal leluhur suku Batak.

Disebut sebagai Geopark Toba, lanjut Mangindar, bukan karena suku Batak Toba atau ada Danau Toba, tetapi karena kekayaan dan potensi geologi di kawasan danau yang terletak di bagian tengah Provinsi Sumatera Utara itu meliputi tujuh kabupaten.

Menurut Mangindar, terdapat 42 geosite untuk Geopark Toba yang dibagi dalam empat geo area, yakni Kaldera Haranggaol, Porsea, Kaldera Sibandang dan Geo Area Pulau Samosir dan gabungan dari Geo Area itu disebut sebagai Geopark. "Untuk Kabupaten Samosir, akan dibangun sebanyak delapan panel (papan petunjuk) untuk delapan geosite," ujarnya.

Lokasi Geopark tersebut akan dikelola menjadi obyek wisata dengan tiga aspek pengelolaan meliputi konservasi, edukasi (pendidikan, riset ilmu geologi, biologi dan budaya secara luas) serta aspek pengembangan nilai ekonomi lokal melalui kegiatan pariwisata yang berkelanjutan.

Mangindar memaparkan, untuk mewujudkan visi Samosir menjadi kabupaten pariwisata, Mangindar mengajak generasi muda di daerah itu untuk mendukung dan membantu pemerintah dalam mengelola lingkungan secara baik.

"Dengan mencintai lingkungan, berarti mencintai air, tanah dan yang segala yang terkandung di dalam," ujarnya.

Pemkab Samosir sebelumnya telah melaksanakan sosialisasi rasa cinta tanah air dan bangsa di aula Balai Latihan Kerja (BLK) Parbaba, Kamis (13/12/2012) yang dihadiri anggota karang taruna dari lima kecamatan, yakni Pangururan, Harian, Sianjur Mulamula, Simanindo dan Kecamatan Ronggur Nihuta.

Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan rasa nasionalisme atau cinta Tanah Air dan bangsa di kalangan generasi muda dapat ditingkatkan.

"Sebagai warga negara, wajib hukumnya untuk mencintai Tanah Air dan bangsa, sebab proses pembentukan negara Indonesia penuh perjuangan para pahlawan, bahkan sampai mengorbankan jiwa dan raga," kata Mangindar.


Sumber :
Antara
Editor :
I Made Asdhiana

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui