Sabtu, 4 Juli 2015

Health

KONSULTASI PENYAKIT DALAM Dr Irsyal Rusad., Sp PD., MH
Spesialis Penyakit Dalam Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Anggota Persatuan Ahli Penyakit Dalam Infonesia ( PAPDI) dan Pengurus PAPDI Cabang Riau. Berminat dalam bidang Healthy Life, Healthy Aging, dan Diabetes Mellitus

Nyeri Dada Saat Tarik Napas, Mungkinkah Sakit Jantung?

Selasa, 19 Februari 2013 | 09:16 WIB

TANYA  :

Dokter yang baik, dada di bagian atas kiri kalau ditekan terasa nyeri, dan jika mengambil napas dalam juga akan terasa nyeri. Namun saat bernapas biasa, normal saja dan tak terasa sakit. Selain itu, jari kelingking tangan kiri serasa kesemutan dan dingin. Apakah ini merupakan gejala-gejala penyakit jantung? Kalau bukan, gejala penyakit apa dan bagaimana cara mengatasinya. Terima kasih. 

(Tusami, 35  tahun, 56 kg, 156 cm, Banjarmasin)
 

JAWAB :

Ibu Tusami yang terhormat

Nyeri karena kelainan pembuluh darah jantung, yang dikenal dengan penyakit jantung coroner, tidak ada hubungannya proses penekanan atau menarik napas dalam seperti yang Ibu keluhkan. Nyeri akibat jantung biasanya terasa di bawah tulang dada, nyeri terasa seperti dada di remas, diikat, ada beban berat, dihimpit. Nyeri sering menjalar ke dagu, pundak, lengan kiri. Pada wanita nyeri kadang bisa menyerupai keluhan lambung.  Nyeri berlangsung beberapa menit kemudian hilang, dan dapat timbul lagi.

Di samping nyeri, dapat diikuti juga oleh keluhan lain seperti mual, muntah, pusing, jantung berdebar, keringat dingin, sesak napas.

Melihat keluhan nyeri Ibu, kemungkinan akibat jantung kecil sekali. Bisa saja nyeri itu akibat kelainan otot, tendo setempat, atau kelainan di paru-paru, bila ada gejala lain. Untuk memastikannya, sebaiknya Ibu memeriksakan diri ke dokter setempat.  

Sehubungan dengan keluhan kelingking kesemutan, dingin, saya tidak bisa memastikannya. Kemungkinan akibat proses penekanan saraf di pergelangan tangan bisa juga. Tapi, yang jelas, tidak ada hubungannya dengan jantung.

Kemudian, walaupun usia Ibu masih muda, berat badan masuk dalam kategori normal, sehat (BMI <25) sebaiknya Ibu mengetahui faktor risiko jantung seperti tekanan darah, kadar lipid darah (kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida), dan gula darah puasa serta 2 jam setelah makan. Dan bila Ibu takut sakit jantung, pertahankan berat badan Ibu, aktif olahraga, bisa jalan,
jogging, sepeda, paling tidak 30-40 menit sehari, 5 kali dalam seminggu, dan pilih makanan yang sehat.

Demikian Bu Tusami, semoga dapat membantu. Salam sehat!

Wassalam.

 

Editor : Asep Candra

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat