Selasa, 21 Oktober 2014 07:31
Caring by Sharing | Kompas.com

LIFESTYLE / FITNES - ARTIKEL

Main Hula Hoop Termasuk Olahraga?

Penulis : Lusia Kus Anna | Rabu, 8 Mei 2013 | 14:08 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Kompas.com - Menggoyang-goyangkan pinggang dengan alat berbentuk lingkaran, alias hula hoop, belakangan semakin populer. Orang-orang terkenal seperti Michelle Obama dan Kelly Osbourne mengaku gandrung dengan hula hoop.

Jika Anda mulai menyukai kegiatan bermain hula hoop, ada kabar gembira. Kegiatan ini ternyata sama efektifnya dengan aktivitas kardio lainnya untuk memangkas kalori.

Kelly Osborne mengatakan rutin bermain hula hoop telah membantunya mengurangi lingkar pinggang sampai dua inchi. Tetapi selain hula hoop, ia juga melakukan yoga, pilates, serta angkat beban.

Bermain hula hoop diketahui membakar kalori sampai 7 kalori per menit. Meski angka tersebut tampak kecil, namun jumlah tersebut setara dengan melakukan jalan cepat. Bermain hula hoop juga diketahui lebih cepat memangkas kalori dibanding yoga atau pilates.

Menurut John Porcari pakar kedokteran olahraga dari University Wisconcin-La Crosse, bermain hula hoop akan menguatkan batang tubuh (core), menggerakkan seluruh bagian tubuh, serta menguatkan otot-otot.

"Mengayunkan hula hoop secara rutin bisa jadi latihan aerobik yang efektif," kata Porcari.

Namun, dapatkah olahraga hula hoop ini menyehatkan jantung? Ternyata bisa saja namun dengan hula hoop yang lebih berat.

"Hula hoop yang lebih berat sebenarnya lebih mudah saat diayunkan karena menghasilkan momentum," kata Mary Pulak, pemilik kelas fitnes Hooked on Hooping.

Ia mengatakan hula hoop yang besar lebih mudah dipakai karena memberi kita kesempatan untuk merespon perpindahan dari depan ke belakang.

"Ukuran yang tepat untuk diameter hula hoop adalah antara tinggi pinggang dan tulang dada bawah," katanya.

 


Sumber :
Womens Health

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui