Minggu, 31 Agustus 2014 11:16

LIFESTYLE / FITNES - ARTIKEL

5 Cara Bikin Tubuh Lebih Lentur

Penulis : Unoviana Kartika | Senin, 1 Juli 2013 | 17:03 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
shutterstock
Jaga kelenturan tubuh dengan rutin melakukan stretching.

KOMPAS.com - Seiring bertambahnya usia, kelenturan serat-serat otot akan semakin berkurang. Sehingga perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dengan terus melakukan kegiatan semacam stretching. Berikut beberapa tip untuk melakukan stretching.

1. Lakukan di pagi hari
Melenturkan tubuh sesaat setelah bangun tidur dapat memberikan energi dan membantu tubuh menjadi lebih lentur. Stetching pagi ini dapat dilakukan di tempat tidur, sehabis bangun tidur bahkan sebelum pergi tidur. Namun karena tubuh masih kaku setelah bangun tidur, pastikan Anda tidak terlalu memaksakan gerakan stretching.

2. Jangan lupakan pendinginan
Pendinginan seusai berolahraga seringkali dilupakan, padahal sangat penting. Terutama setelah melakukan olahraga berlari atau bersepeda karena jenis olahraga ini membuat ketegangan di sendi-sendi. Maka selalu lakukan pendinginan beberapa menit seusai latihan untuk membantu tubuh tetap lentur.

3. Lakukan gerakan roll
Gerakan roll atau bergulung merupakan salah satu upaya melonggarkan ikatan jaringan penghubung sekaligus melonggarkan otot yang tegang. Gunakan matras dan lakukanlah gerakan bergulung di atasnya.

4. Lengkapi olahraga Anda
Jika Anda benar-benar ingin mendapatkan tubuh yang lentur, maka ada baiknya untuk melengkapi olahraga Anda dengan latihan yoga atau pilates. Keduanya dapat membantu melenturkan sekaligus menguatkan otot-otot jika dilakukan dengan teratur.

5. Targetkan areanya
Stretching idealnya memang dilakukan pada seluruh bagian tubuh. Namun memfokuskan pada beberapa area tertentu mungkin dapat memberikan manfaat lebih. Contohnya ketika Anda lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk, Anda perlu memfokuskan gerakan stretching pada bahu dan panggul.

Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui