Rabu, 24 Januari 2018

Health

Tes Kadar Karbonmonoksida untuk Cek Kesehatan Paru

shutterstock


KOMPAS.com -
Paru adalah bagian dari sistem pernapasan yang berhubungan dengan lingkungan luar. Bakteri, virus, jamur, hingga polusi udara bisa saja masuk ke dalam paru-paru. Terlebih jika kita adalah perokok atau sering berdekatan dengan perokok. Karena itu tak ada salahnya melakukan pemeriksaan kesehatan paru.

Sebuah cara praktis untuk mengetahui kesehatan paru adalah dengan mengukur kadar karbonmonoksida (CO) dari napas.
 
Dokter spesialis paru Agus Dwi Susanto mengatakan, kadar CO dalam paru merupakan indikator yang baik untuk kesehatan paru. Alasannya, paru-paru seharusnya tidak mengeluarkan CO secara alami sehingga kadar CO yang terdeteksi kemungkinan besar merupakan hasil paparan dari udara yang dihirup.
 
"Semakin tinggi kadar CO yang terdapat dari napas, maka semakin buruk kesehatan paru-paru," ujarnya dalam konferensi pers Combi Hope bertema "Edukasi Gaya Hidup Sehat Bagi Generasi Muda" di Jakarta, Senin (7/4/2014).
 
Agus menjelaskan, kadar karbonmonoksida yang masih normal di paru yaitu kurang dari 4 ppm. Jika kadarnya antara 4-10 ppm artinya terlalu sering terpapar polusi udara. Dan jika angkanya di atas 10 ppm maka kesehatan paru disinyalir sudah tidak baik. Angka ini biasanya terjadi pada perokok aktif atau pasif.
 
Cara melakukan tes kadar CO cukup sederhana, yakni dengan menarik napas panjang dan menahannya selama 20 detik. Kemudian hembuskan udara yang ada di paru-paru ke sebuah alat hingga maksimal. Angka kadar CO selanjutnya akan terbaca pada alat dengan satuan ppm.
 
Paru-paru merupakan organ dalam yang paling berhubungan langsung dengan udara luar. Alasannya, organ ini digunakan dalam aktivitas bernapas, sehingga udara luar dengan mudah masuk ke dalam. Karena itulah, paru-paru juga menjadi organ yang paling rentan terkena penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari benda-benda asing di udara. 
 
Salah satu hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan paru yaitu dengan melakukan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan cukup tidur. 
Penulis: Unoviana Kartika
Editor : Lusia Kus Anna